📰 News i read

🔗 RSS Feed

Keadilan TIDAK BISA DIBELI dengan AMAL.

MatiKemana.com Mar 16, 2026 · 12:26

Bayangkan pemilik dapur MBG korupsi 10M, hakim melepaskan orang tersebut karena dia memberikan santunan kepada 100 orang anak Yatim-Piatu. Adilkah?

Seseorang berhutang 150 jt kepada orang lain, lalu berkata “Saya tidak membayar hutang, tapi kan saya sering berbuat baik kepada orang lain”. Adilkah?

Lalu pikirkan seorang rohaniawan melakukan perzinahan dan dosa-dosa lainnya, lalu dia berpuasa selama sebulan. Menurut ajarannya puasanya ini dapat menghapus semua dosa-dosanya. Setelah puasa dia kembali suci seperti bayi. Adilkah? Adilkah? Adilkah? 🤔

Sang yang maha adil tidak mungkin tidak adil, karena Dialah KEADILAN. Keadilan menuntut setiap dosa/kejahatan HARUS dihukum. Jika dosa/kejahatan tidak dihukum, maka keadilan TIDAK ADA. Faktanya KEADILAN itu ada, karena itu dosa harus dihukum.

Masalahnya manusia “menciptakan Tuhan” yang tidak adil (dalam pikirannya) sehingga menghasilkan Tuhan yang DAPAT menukar dosa dengan AMAL. Tuhan yang bisa menukar dosa dengan puasa. Tuhan yang bisa menukar kejahatan dengan perbuatan baik.

Saya tanya ketukang pangkas “apakah adil jika seorang hakim melepaskan penjahat hanya karena penjahat itu melakukan amal”. Dia jawab, TIDAK ADIL. Lalu saya tanya lagi, apakah kejahatan boleh dilepaskan dengan berpuasa? Keadilan dalam hatinya “bertubrukan” dengan ajaran yang ia pegang sehingga dia jawab “Tidak TAHU”.

Sebenarnya dia tahu jawabannya, namun karena imannya, akal sehatnya “mampet”, dia tidak jujur. Padahal jika dia jujur terhadap kebenaran, kebenaran itu akan membebaskannya dari ajaran yang ia pegang.

Ada tertulis “Dosa adalah pelanggaran terhadap hukum Allah”. Dosa berada di bawah tuntutan keadilan Allah. Karena keadilan Allah itu nyata, maka dosa harus dihukum. Dosa yang HANYA diampuni tanpa dihukum adalah KETIDAKADILAN. Ketidakadilan tanpa hukuman seperti ini adalah hayalan ala pengadilan bayaran.

Lalu bagaimana manusia bisa diselamatkan?
Jawaban satu-satunya adalah Yesus Kristus TELAH menanggung hukuman atas dosa Anda dan saya. Hukuman itu tidak dihapus, tetapi dipindahkan kepada Kristus, seperti ada tertulis:

a. Dia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuhNya di kayu salib (1 Petrus 2:24).

b. Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuatNya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah (2 Korintus 5:21).

c. Kristus telah mati untuk dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci (1 Korintus 15:3).

Di salib keadilan Allah tetap ditegakkan, karena dosa HARUS dihukum. Kasih Allah TELAH dinyatakan, karena Yesus MENANGGUNG hukuman itu bagi kita.

Itulah sebabnya Injil adalah kabar baik dari Surga. Manusia tidak DAPAT menyelamatkan dirinya dengan amal, puasa, atau perbuatan baik, tetapi oleh PENGORBANAN Yesus Kristus di salib.

Gbl. Ranto V. Simamora

Karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman!

MatiKemana.com Jul 11, 2025 · 10:54

Efesus 2:8-9 (TB) Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.

Bagaimana dengan Yakobus 2:24 Jadi kamu lihat, bahwa manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman.

Perhatikan Yakobus memulainya dengan kesimpulan di ayat 17 bahwa iman yang benar harus DISERTAI perbuatan nyata. Perbuatan inilah yang menunjukkan, memperlihatkan iman kita tidak kosong apalagi mati, tapi iman yang benar dan hidup.

Yakobus 2:17 Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.
18Tetapi mungkin ada orang berkata: ”Padamu ada iman dan padaku ada perbuatan”, aku akan menjawab dia: ”Tunjukkanlah kepadaku imanmu itu tanpa perbuatan, dan aku akan menunjukkan kepadamu imanku dari perbuatan-perbuatanku.” 19Engkau percaya, bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik! Tetapi setan-setan pun juga percaya akan hal itu dan mereka gemetar. 20 Hai manusia yang bebal, maukah engkau mengakui sekarang, bahwa iman tanpa perbuatan adalah iman yang kosong? 21 Bukankah Abraham, bapa kita, dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya, ketika ia mempersembahkan Ishak, anaknya, di atas mezbah? 22 Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna. 23 Dengan jalan demikian genaplah nas yang mengatakan: “Lalu percayalah Abraham kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.” Karena itu Abraham disebut: “Sahabat Allah.”

Roma 4:9 Adakah ucapan bahagia ini hanya berlaku bagi orang bersunat saja atau juga bagi orang tak bersunat? Sebab telah kami katakan, bahwa kepada Abraham iman diperhitungkan sebagai kebenaran. 10Dalam keadaan manakah hal itu diperhitungkan? Sebelum atau sesudah ia disunat? Bukan sesudah disunat, tetapi sebelumnya.

Perhatikan! Abraham dibenarkan SEBELUM dia melakukan perintah sunat! Tapi dia tetap melakukan sunat itu walaupun SUDAH dibenarkan.
Jadi tanpa perbuatan, iman itu cuman “ngomong doank,” “asal bunyi.”
Contoh misal saya dikasihtau, “jangan pegang, ini besi panas, nanti tanganmu terbakar,” lalu saya bilang “ya saya percaya,” tapi lalu saya pegang juga besi itu. Terlihat disini mulut saya bilang percaya tapi sebenarnya itu iman kosong, mati. Perbuatan saya itu menunjukkan iman saya kosong dan mati.

Roma 3:27-28 (TB) Jika demikian, apakah dasarnya untuk bermegah? Tidak ada! Berdasarkan apa? Berdasarkan perbuatan? Tidak, melainkan berdasarkan iman!
Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat.

Roma 4:3, 6, 10 (TB) Sebab apakah dikatakan nas Kitab Suci? “Lalu percayalah Abraham kepada Tuhan, dan Tuhan memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.”
Seperti juga Daud menyebut berbahagia orang yang dibenarkan Allah bukan berdasarkan perbuatannya:
Dalam keadaan manakah hal itu diperhitungkan? Sebelum atau sesudah ia disunat? Bukan sesudah disunat, tetapi sebelumnya.

Roma 5:1 (TB) Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus.

Roma 9:31-32 (TB) Tetapi: bahwa Israel, sungguhpun mengejar hukum yang akan mendatangkan kebenaran, tidaklah sampai kepada hukum itu. Mengapa tidak? Karena Israel mengejarnya bukan karena iman, tetapi karena perbuatan. Mereka tersandung pada batu sandungan,

Roma 10:9-10 (TB) Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.

Roma 11:6 Tetapi jika hal itu terjadi karena kasih karunia, maka bukan lagi karena perbuatan, sebab jika tidak demikian, maka kasih karunia itu bukan lagi kasih karunia.

Galatia 2:16 (TB) Kamu tahu, bahwa tidak seorang pun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu kami pun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: “tidak ada seorang pun yang dibenarkan” oleh karena melakukan hukum Taurat.

Galatia 3:10-11 (TB) Karena semua orang, yang hidup dari pekerjaan hukum Taurat, berada di bawah kutuk. Sebab ada tertulis: “Terkutuklah orang yang tidak setia melakukan segala sesuatu yang tertulis dalam kitab hukum Taurat.”
Dan bahwa tidak ada orang yang dibenarkan di hadapan Allah karena melakukan hukum Taurat adalah jelas, karena: “Orang yang benar akan hidup oleh iman.”

2 Timotius 1:9
Dialah yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan panggilan kudus, bukan berdasarkan perbuatan kita, melainkan berdasarkan maksud dan kasih karunia-Nya sendiri, yang telah dikaruniakan kepada kita dalam Kristus Yesus sebelum permulaan zaman

Titus 3:5
pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,

Tetaplah berpegang teguh pada iman yang menyelamatkan dan jangan pernah mundur meninggalkan iman yang benar ini.

Ibrani 10:38 (TB) Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya.”

Tujuh Langkah Mendapatkan Keselamatan

MatiKemana.com Sep 3, 2024 · 11:40

Langkah pertama – Anda harus menyadari bahwa Anda adalah orang berdosa.
“Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,” Roma 3:23

“Jika kita berkata, bahwa kita tidak ada berbuat dosa, maka kita membuat Dia menjadi pendusta dan firman-Nya tidak ada di dalam kita.” 1 Yohanes 1:10

Langkah Kedua – Anda harus menyadari bahwa Anda tidak dapat menyelamatkan diri Anda sendiri.
Yesus menjawab, kata-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.” Yohanes 3:3

“pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,” Titus 3:5

Langkah ketiga – Anda harus menyadari bahwa Yesus Kristus datang ke dunia dan memberikan nyawa-Nya untuk menyelamatkan orang-orang berdosa.
“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Yohanes 3:16

“Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya: “Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa,” dan di antara mereka akulah yang paling berdosa.” 1 Timotius 1:15

Langkah keempat – Anda harus bertobat: menyesali dosa-dosa Anda dan berbaliklah dari dosa-dosa itu.
“Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.” Kisah Para Rasul 2:38

“Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi. ” Amsal 28:13

Langkah kelima – Anda harus mengakui (menceritakan) dosa-dosa Anda kepada Tuhan yang hanya memiliki kuasa untuk menyelamatkan dan menyucikan dari dosa melalui darah Yesus.
“Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: “Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku,” dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku. ” Mazmur 32:5

“Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.” 1 Yohanes 1:9

Langkah keenam – Anda harus berseru kepada Yesus Kristus dalam doa yang tulus dan sungguh-sungguh.
“dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.” Yohanes 14:13

“Berserulah kepada-Ku pada waktu kesesakan, Aku akan meluputkan engkau, dan engkau akan memuliakan Aku.” Mazmur 50:15

Langkah ketujuh – Anda harus percaya dan dengan iman menerima Yesus sehingga Dia dapat memperbaiki hidup Anda.
“Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.” Markus 11:24

“Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya.” Yohanes 1:12

Bukalah hati Anda sekarang, terimalah Yesus Kristus, dan pikullah salib Anda setiap hari dan ikutlah Dia. Anda sekarang adalah anak Allah, disucikan oleh darah, dan diadopsi ke dalam keluarga-Nya.

Seluruh hidup Anda telah terpengaruh: “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.” (II Korintus 5:17). Anda pasti ingin tetap dekat dengan Bapa dengan membaca Alkitab, berdoa, dan bersekutu bersama dengan orang Kristen lainnya. Dengan demikian Anda dapat berjalan setiap hari bersama Yesus, dan menikmati kehadiran serta kedamaian-Nya. “Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.” Yohanes 14:27

Disadur dari The HOPE Bible, J. Otis Yoder.

do re mi, DO: itulah DOSAMU!

MatiKemana.com Apr 9, 2023 · 08:52

DO: itulah DOSAMU!

www.MatiKemana.com

Yesaya 59:2 (TB) tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu. 

Roma 3:23 (TB) Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,

Roma 6:23a (TB) Sebab upah dosa ialah maut;

RE: relakan hatimu.

Wahyu 3:19 (TB) Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!

Yesaya 30:15 (TB) Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH, Yang Mahakudus, Allah Israel: “Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu.” Tetapi kamu enggan, 

Yehezkiel 18:23, 32 (TB) Apakah Aku berkenan kepada kematian orang fasik? demikianlah firman Tuhan ALLAH. Bukankah kepada pertobatannya supaya ia hidup? 

Sebab Aku tidak berkenan kepada kematian seseorang yang harus ditanggungnya, demikianlah firman Tuhan ALLAH. Oleh sebab itu, bertobatlah, supaya kamu hidup!” 

Markus 1:15 (TB) kata-Nya: “Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!” 

Lukas 5:32 (TB) Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat.”

Lukas 24:46-47 (TB) Kata-Nya kepada mereka: “Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga, dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem.

Kisah Para Rasul 3:19 (TB) Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan, 

Kisah Para Rasul 20:21 (TB) aku senantiasa bersaksi kepada orang-orang Yahudi dan orang-orang Yunani, supaya mereka bertobat kepada Allah dan percaya kepada Tuhan kita, Yesus Kristus.

Kisah Para Rasul 26:20 (TB) Tetapi mula-mula aku memberitakan kepada orang-orang Yahudi di Damsyik, di Yerusalem dan di seluruh tanah Yudea, dan juga kepada bangsa-bangsa lain, bahwa mereka harus bertobat dan berbalik kepada Allah serta melakukan pekerjaan-pekerjaan yang sesuai dengan pertobatan itu.  

Roma 2:4-5 (TB) Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahan-Nya, kesabaran-Nya dan kelapangan hati-Nya? Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan? Tetapi oleh kekerasan hatimu yang tidak mau bertobat, engkau menimbun murka atas dirimu sendiri pada hari waktu mana murka dan hukuman Allah yang adil akan dinyatakan.

2 Timotius 2:25-26 (TB) dan dengan lemah lembut dapat menuntun orang yang suka melawan, sebab mungkin Tuhan memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertobat dan memimpin mereka sehingga mereka mengenal kebenaran, dan dengan demikian mereka menjadi sadar kembali, karena terlepas dari jerat Iblis yang telah mengikat mereka pada kehendaknya.

MI: minta pada Tuhan

Matius 6:33 (TB) Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Matius 7:7-8 (TB) “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.

Lukas 11:9-13 (TB) Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan? Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya.”

Lukas 12:31 (TB) Tetapi carilah Kerajaan-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan juga kepadamu.

Yesaya 55:6-7 (TB) Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!  Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya; baiklah ia kembali kepada TUHAN, maka Dia akan mengasihaninya, dan kepada Allah kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan limpahnya.

FA: fahami Firman-NYA!

2 Samuel 22:31 Adapun Allah, jalan-Nya sempurna; sabda TUHAN itu murni; Dia menjadi perisai bagi semua orang yang berlindung pada-Nya. 

Mazmur (18-31) Adapun Allah, jalan-Nya sempurna; janji TUHAN adalah murni; Dia menjadi perisai bagi semua orang yang berlindung pada-Nya. 

Ibrani 4:12 (TB) Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. 

Yohanes 8:31-32, 51 (TB) Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya.”

Yohanes 14:23-24 (TB) Jawab Yesus: “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia. Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku.

Yakobus 1:22, 25 (TB) Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri. Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya. 

2 Timotius 3:15-17 (TB) Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus. Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.

SO: sobatmu yang setia.

Yohanes 15:13-15 (TB) Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu. Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.

Yakobus 4:4 (TB) Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.

LA: lama menunggumu.

Wahyu 3:20a (TB) Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok;

SI: silakan DIA masuk.

Wahyu 3:20b (TB) .. jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.

Efesus 1:13-14 (TB) Di dalam Dia kamu juga — karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu — di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu. Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya.

1 Korintus 2:12-15 (TB) Kita tidak menerima roh dunia, tetapi roh yang berasal dari Allah, supaya kita tahu, apa yang dikaruniakan Allah kepada kita. Dan karena kami menafsirkan hal-hal rohani kepada mereka yang mempunyai Roh, kami berkata-kata tentang karunia-karunia Allah dengan perkataan yang bukan diajarkan kepada kami oleh hikmat manusia, tetapi oleh Roh.  Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani. Tetapi manusia rohani menilai segala sesuatu, tetapi ia sendiri tidak dinilai oleh orang lain. 

2 Korintus 1:21-22 (TB) Sebab Dia yang telah meneguhkan kami bersama-sama dengan kamu di dalam Kristus, adalah Allah yang telah mengurapi, memeteraikan tanda milik-Nya atas kita dan yang memberikan Roh Kudus di dalam hati kita sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan untuk kita.

Galatia 3:2, 14 (TB) Hanya ini yang hendak kuketahui dari pada kamu: Adakah kamu telah menerima Roh karena melakukan hukum Taurat atau karena percaya kepada pemberitaan Injil? Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu.

DOSAMU DIHAPUSKAN

Matius 26:28 Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.

Lukas 1:77 untuk memberikan kepada umat-Nya pengertian akan keselamatan yang berdasarkan pengampunan dosa-dosa mereka, 

Lukas 5:32 Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat.”

Yohanes 1:29 Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: “Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.

Yohanes 8:21, 24 (TB) Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak: “Aku akan pergi dan kamu akan mencari Aku tetapi kamu akan mati dalam dosamu. Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang.” Karena itu tadi Aku berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati dalam dosamu; sebab jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia, kamu akan mati dalam dosamu.”

Yohanes 16:8-11 (TB) Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku; akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi; akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum.

Kisah Para Rasul 3:19 Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan, 

Kisah Para Rasul 10:43 Tentang Dialah semua nabi bersaksi, bahwa barangsiapa percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya.”

Kisah Para Rasul 13:38-39 Jadi ketahuilah, hai saudara-saudara, oleh karena Dialah maka diberitakan kepada kamu pengampunan dosa.  Dan di dalam Dialah setiap orang yang percaya memperoleh pembebasan dari segala dosa, yang tidak dapat kamu peroleh dari hukum Musa.

Kisah Para Rasul 26:18 untuk membuka mata mereka, supaya mereka berbalik dari kegelapan kepada terang dan dari kuasa Iblis kepada Allah, supaya mereka oleh iman mereka kepada-Ku memperoleh pengampunan dosa dan mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang yang dikuduskan.

Roma 6:1-2, 6, 16, 18 (TB) Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah kasih karunia itu? Sekali-kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup di dalamnya? Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa. Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya, kamu adalah hamba orang itu, yang harus kamu taati, baik dalam dosa yang memimpin kamu kepada kematian, maupun dalam ketaatan yang memimpin kamu kepada kebenaran? Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran. 

1 Korintus 15:2-6 (TB) Oleh Injil itu kamu diselamatkan, asal kamu teguh berpegang padanya, seperti yang telah kuberitakan kepadamu — kecuali kalau kamu telah sia-sia saja menjadi percaya. Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci; bahwa Ia telah menampakkan diri kepada Kefas dan kemudian kepada kedua belas murid-Nya.  Sesudah itu Ia menampakkan diri kepada lebih dari lima ratus saudara sekaligus; kebanyakan dari mereka masih hidup sampai sekarang, tetapi beberapa di antaranya telah meninggal.

2 Korintus 5:21 Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.

Efesus 1:7 Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya, 

Kolose 1:13-14 (TB) Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih; di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa.  

Kolose 2:11-14 (TB) Dalam Dia kamu telah disunat, bukan dengan sunat yang dilakukan oleh manusia, tetapi dengan sunat Kristus, yang terdiri dari penanggalan akan tubuh yang berdosa, karena dengan Dia kamu dikuburkan dalam baptisan, dan di dalam Dia kamu turut dibangkitkan juga oleh kepercayaanmu kepada kerja kuasa Allah, yang telah membangkitkan Dia dari orang mati. Kamu juga, meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu dan oleh karena tidak disunat secara lahiriah, telah dihidupkan Allah bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita, dengan menghapuskan surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib: 

Ibrani 1:3-4 (TB) Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi, jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat, sama seperti nama yang dikaruniakan kepada-Nya jauh lebih indah dari pada nama mereka.

Ibrani 9:27-28 (TB) Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi, demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia.  

1 Petrus 2:24 Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.

1 Petrus 3:18 Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh, 

1 Yohanes 1:7-10 (TB) Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa. Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. Jika kita berkata, bahwa kita tidak ada berbuat dosa, maka kita membuat Dia menjadi pendusta dan firman-Nya tidak ada di dalam kita.

1 Yohanes 2:2 Dan Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia.

1 Yohanes 3:5 Dan kamu tahu, bahwa Ia telah menyatakan diri-Nya, supaya Ia menghapus segala dosa, dan di dalam Dia tidak ada dosa.

🔠ABCD Keselamatan Jiwa

MatiKemana.com Dec 16, 2022 · 08:45

MatiKemana.com
@alkitabsaja

A: AKUILAH

Tuhan Maha Adil, saya berdosa jadi Tuhan pasti harus menghukum semua dan setiap dosa saya.
upah dosa terhadap Allah Yang Kekal adalah neraka kekal!

Roma 3:23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,
Roma 6:23a (TB)  Sebab upah dosa ialah maut;

B: BERTOBATLAH

tidak ada Allah selain Yesus TUHAN Juruselamat.
tidak ada harta atau perbuatan kebaikan amal ibadah apapun yang bisa menebus dosa saya

Yoh 14:6 Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada SEORANGPUN yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
Mzm 96:5 Sebab segala allah bangsa-bangsa adalah hampa, tetapi Tuhanlah yang menjadikan langit.
1Taw 16:26 Sebab segala allah bangsa-bangsa adalah berhala, tetapi Tuhanlah yang menjadikan langit.

Roma 4:6 Seperti juga Daud menyebut berbahagia orang yang dibenarkan Allah BUKAN berdasarkan perbuatannya:
Titus 3:5a pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, BUKAN karena perbuatan baik yang telah kita lakukan
Yesaya 45:21 Beritahukanlah dan kemukakanlah alasanmu, ya, biarlah mereka berunding bersama-sama: Siapakah yang mengabarkan hal ini dari zaman purbakala, dan memberitahukannya dari sejak dahulu? Bukankah Aku, TUHAN? Tidak ada yang lain, tidak ada Allah selain dari pada-Ku! Allah yang adil dan Juruselamat, tidak ada yang lain kecuali Aku! 45:22 Berpalinglah kepada-Ku dan biarkanlah dirimu diselamatkan, hai ujung-ujung bumi! Sebab Akulah Allah dan tidak ada yang lain.

1Tes 1:9 Sebab mereka sendiri berceritera tentang kami, bagaimana kami kamu sambut dan bagaimana kamu berbalik dari berhala-berhala kepada Allah untuk melayani Allah yang hidup dan yang benar, 1:10 dan untuk menantikan kedatangan Anak-Nya dari sorga, yang telah dibangkitkan-Nya dari antara orang mati, yaitu Yesus, yang menyelamatkan kita dari murka yang akan datang.

C: CARILAH

Matius 6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Ams  2:4 jikalau engkau mencarinya seperti mencari perak, dan mengejarnya seperti mengejar harta terpendam, 2:5 maka engkau akan memperoleh pengertian tentang takut akan TUHAN dan mendapat pengenalan akan Allah.

D: DAPATKANLAH KESELAMATAN HANYA OLEH IMAN KEPADA SALIB KRISTUS!

Kisah Para Rasul 4:12 Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga SELAIN di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.”

Efesus 2:8-10 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu BUKAN hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,
itu BUKAN hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.
Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.

Titus 3:5 pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, BUKAN karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus, 3:6 yang sudah dilimpahkan-Nya kepada kita oleh Yesus Kristus, Juruselamat kita,
Roma 11:6 Tetapi jika hal itu terjadi karena kasih karunia, maka BUKAN lagi karena perbuatan, sebab jika. tidak demikian, maka kasih karunia itu bukan lagi kasih karunia.
Yoh 3:36 Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya.”

E: ENGKAU HARUS SETIA DAN BERTUMBUH DALAM IMAN YANG BENAR

beberapa hal penting dalam pertumbuhan iman:

  • baca alkitab. setiap hari.
  • family chapel
  • persekutuan dalam jemaat yang alkitabiah
  • saling menasihati, saling menegur, saling memperbaiki
  • jauhi segala berhala

Jalan Ke Sorga

MatiKemana.com Feb 20, 2022 · 17:52

1. Akui bahwa Anda adalah orang berdosa.

  • Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah – Roma 3:23.
  • Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa – Roma 5:12

Tidak ada manusia yang cukup baik untuk masuk sorga dengan amal baik mereka. Tidak peduli betapa baiknya Anda, dosa Anda masih jauh lebih besar dari perbuatan baik yang Anda lakukan.

2. Sadari bahwa Anda akan dihukum karena dosa-dosa Anda.

  • Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita – Roma 6:23
  • Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa – Roma 5:12
  • Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api. Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu – Wahyu 20:14-15

Ada hukuman atas semua dosa yang kita lakukan. Kita akan mengalami kematian kekal di neraka.

3. Percaya bahwa Yesus Kristus telah mati, dikubur dan bangkit kembali untuk menanggung semua dosa-dosamu.

  • Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa – Roma 5:8
  • Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal – Yohanes 3:16
  • Dan kami adalah saksi dari segala sesuatu yang diperbuat-Nya di tanah Yudea maupun di Yerusalem; dan mereka telah membunuh Dia dan menggantung Dia pada kayu salib. Yesus itu telah dibangkitkan Allah pada hari yang ketiga, dan Allah berkenan, bahwa Ia menampakkan diri – Kis. 10:39-40

Untuk selamat itu sederhana, cukup beriman kepada Yesus Kristus yang telah menanggung semua dosa-dosamu.

4. Pahami bahwa keselamatan itu pasti.

  • Dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah yang tidak berdusta – Titus 1:2
  • Supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal. Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal – Yohanes 3:15-16

Ketika Tuhan menyelamatkanmu, Dia memberikan hidup yang kekal. Hidup yang kekal itu selamanya, selama engkau di dalam Kristus.

5. Berdoa dan minta Tuhan Yesus menyelamatkanmu.

Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmubahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan – Roma 10:9-10

Keselamatan kekal adalah pemberian dari Tuhan. Diberikan dengan cuma-cuma kepada mereka yang berseru kepada Tuhan Yesus. Setiap orang yang percaya kepada Tuhan Yesus akan memiliki hidup yang kekal.

Ranto Vaber Simamora

https://kristenfundamentalis.wordpress.com/keselamatan/

Benarkah, saat ini, Tuhan hanya berbicara melalui Alkitab?

Theopneustos Dec 31, 2021 · 03:22

Mengapa semua orang saat ini HANYA boleh percaya pada Alkitab (66 kitab) saja? Mengapa kita tidak boleh percaya pada kitab agama lain atau pada kesaksian orang yang naik ke sorga, orang yang ngaku-ngaku pergi  ke neraka atau kepada orang yang katanya bertemu malaikat? Karena saat ini, Tuhan berbicara kepada manusia HANYA melalui Alkitab.

Sebelum Alkitab lengkap/sempurna, Tuhan berbicara kepada manusia dengan pelbagai cara (Ibrani 1:1). Kita akan melihat cara-cara yang Tuhan pakai dalam berkomunikasi kepada manusia sebelum Alkitab selesai  ditulis.

1. Tuhan berbicara kepada manusia secara langsung

Dalam Kejadian 2-3 Tuhan berbicara kepada Adam dan Hawa secara langsung. Dalam rupa manusia Tuhan berjalan bersama Adam sebelum mereka jatuh dalam dosa. Tetapi saat ini Tuhan tidak lagi duduk dan berjalan bersama-sama dengan kita, seperti yang Ia  lakukan kepada Adam.

2. Tuhan berbicara kepada manusia melalui (via) suara

Setelah kejatuhan Adam, Tuhan berbicara kepada manusia melalui suara. Tuhan berbicara kepada Kain (Kej. 4:6), dan Nuh (Kej. 6:13) melalui suara. Saat ini Tuhan tidak berbicara melalui suara kepada semua orang. Tuhan berbicara melaui firman-Nya (Alkitab).

3. Tuhan berbicara kepada manusia melalui undian

Yunus ditetapkan sebagai penyebab laut bergelora melalui sistem undi (Yunus 1:7). Matias juga dipilih menggantikan posisi Yudas Iskariot melalui sistem undi (Kis. 1:26). Tetapi saat ini,  kita tidak mengundi seseorang untuk mengetahui apakah dia berbuat dosa atau tidak.

4. Tuhan berbicara kepada manusia dalam rupa manusia (Theophany)

Tuhan bertemu Abraham dalam rupa manusia (Kej. 18:1-3). Yakub juga bertemu Tuhan dalam rupa manusia (Kej. 32:28-30). Apakah Tuhan saat ini  bertemu Anda dalam rupa manusia?  Tentu saja  tidak! Karena saat ini, Tuhan tidak bertemu dengan kita dalam rupa seorang manusia.

5. Tuhan berbicara kepada manusia melalui urim dan tumim.

Urim dan Tumim (Kel. 28:30) merupakan dua buah batu yang terletak di kantong penutup dada imam besar. Tuhan menyatakan kehendakNya melalui kedua batu ini (I Sam. 14:41). Saat ini kedua batu ini sudah tidak ada.  Apakah itu artinya Tuhan sudah tidak berbicara lagi? Tuhan masih tetap berbicara  melalui Alkitab.

6. Tuhan berbicara kepada manusia melalui mimpi.

Tuhan menyatakan kehendakNya melalui mimpi kepada Yusuf, Firaun, Nebukadnezar, Maria dll. Semua yang mimpi dalam Alkitab itu saksinya adalah Tuhan. Saat ini semua manusia bermimpi disebabkan oleh banyak kesibukan (Pengkotbah 5:2).

7. Tuhan berbicara kepada manusia lewat nubuatan.

Melalui para Nabi-Nya Tuhan menubuatkan banyak hal dalam Alkitab. Banyak dari nubuat-nubuat ini sudah digenapi dan lainnya masih menunggu penggenapannya. Wahyu 22:18 memberi peringatan agar  tidak menambah dan mengurangi nubuat-nubuat dalam Alkitab. Karena nubuat sudah tidak boleh ditambahi, maka sekarang ini, tidak ada lagi nabi.

8. Tuhan berbicara kepada manusia melalui perantaraan para Nabi.

Nabi adalah penyampai pesan Tuhan kepada umat. Melalui  nabi-nabi, Tuhan menyatakan kehendakNya dan menyingkapkan hal-hal yang akan datang (Nubuat). Karena semua hal-hal yang akan datang sudah Tuhan singkapkan maka sekarang jabatan nabi sudah tidak ada lagi.

9. Tuhan berbicara kepada manusia dengan mengutus malaikat.

Tuhan mengutus malaikat untuk menyampaikan pesan dan untuk melindungi umatNya. Semua yang bertemu Malaikat dalam Alkitab, kita percaya itu benar karena dicatat dalam Alkitab.

10. Tuhan berbicara kepada manusia melalui para rasul.

Para rasul menjadi ukuran kebenaran saat Alkitab Perjanjian Baru masih dalam proses penulisan. Melalui mereka Tuhan menyatakan firmanNya.

11. Tuhan berbicara kepada manusia melalui karunia-karunia roh.

Karunia-karunia roh adalah suatu kemampuan adikodrati yang Tuhan berikan kepada seseorang tanpa melalui proses belajar (I Korintus 12:1-11). Tuhan memberikan karunia-karunia roh untuk membangun jemaat saat Alkitab masih dalam proses penulisan, tapi saat Alkitab selesai ditulis karunia-karunia roh ini akan berhenti (I Korintus 13:10). Karunia-karunia roh  ini ada masa pemakaiannya. Tidak di semua zaman memiliki karunia-karunia roh, zaman Adam, zaman Abraham, zaman Daud dan saat ini, karunia-karunia roh sudah tidak ada.

12. Tuhan berbicara kepada manusia secara langsung (Yesus Kristus).

Tuhan Yesus berbicara secara langsung kepada manusia dalam rupa manusia. Setiap orang pada zaman itu dapat melihat dan menyentuhnya. Tetapi sekarang Tuhan Yesus sudah di Sorga (Kis. 1:9-11).

13. Tuhan berbicara kepada manusia HANYA melalui Alkitab saja.

Setelah kitab Wahyu ditulis oleh Rasul Yohanes di pulau Patmos pada tahun 98 Masehi, sejak saat itulah Tuhan HANYA berbicara kepada manusia melalui Alkitab. Kalau dulu Tuhan berbicara kepada manusia melalui banyak cara, sekarang Tuhan HANYA bicara melalui Alkitab (Wahyu 22:18-19).

Sesungguhnya tidak ada seorang pun yang mampu membatasi cara Tuhan berbicara, Tuhanlah yang membatasi manusia agar percaya HANYA pada firman-Nya saja.

Tuhan membatasi manusia agar ia terhindar dari permainan nabi-nabi palsu, rasul-rasul palsu, pengajar-pengajar palsu, rohaniawan-rohaniawan palsu dan kitab-kitab palsu, terlebih terhadap tipu muslihat Iblis yang memakai banyak cara untuk menipu banyak orang.

Ada banyak “ajaran tertentu” yang membuat tradisi gerejanya menjadi patokan kebenaran. Yang lain membuat konsili gerejanya menjadi patokan kebenaran. Sebagian mengutip “bapa-bapa gereja mereka” menjadi ukuran kebenaran. Dan ada yang membuat credo/pengakuan iman gereja setara dengan Alkitab.

Dengan kata lain, mereka menghakimi Alkitab menurut perkataan rohaniawan gereja mereka. Alkitab hanya sebagai pelengkap dari setiap buku atau kredo yang mereka buat.

Sesungguhnya TIDAK ADA tradisi, teolog, konsili, rohaniawan atau “bapa-bapa gereja tertentu” yang menjadi patokan kebenaran. Patokan KEBENARAN adalah Alkitab, satu-satunya Firman Tuhan.

  • Roh Kudus memimpin orang percaya pada seluruh kebenaran.

Tuhan Yesus mengutus Roh Kudus untuk menuntun semua orang pada seluruh kebenaran. Ia menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman (Yoh. 16:8). Dia adalah penolong yang lain yang Tuhan Yesus utus dari Sorga. Roh Kudus menerangi pikiran dan hati setiap orang percaya saat mereka membaca dan merenungkan firman Tuhan. Roh Kudus juga mengingatkan orang percaya akan firman Tuhan saat mereka menghadapi berbagai situasi dalam kehidupan.

  • Tuhan dapat memakai 1001 cara agar manusia datang kepada Firman-Nya.

Sekalipun saat ini, Tuhan HANYA berbicara kepada manusia melalui Alkitab, tetapi Tuhan juga dapat memakai SEMUA cara untuk menyadarkan seseorang agar percaya kepada Firman-Nya. Seperti kejahatan saudara-saudara Yusuf,  Tuhan bisa pakai untuk tujuan yang mulia. Demikian juga kesalahan dari kitab-kitab agama lain dapat Tuhan pakai untuk membuat seseorang mencari kebenaran. Sakit penyakit, kematian, masalah kehidupan, bencana alam, semua ini dapat Tuhan pakai untuk menggugah hati seseorang sehingga dia mencari kebenaran dan menemukannya dalam  Alkitab (firman Tuhan).

Jadi, untuk zaman ini Tuhan HANYA berbicara melalui Alkitab dan tuntunan Roh Kudus, tetapi Tuhan juga dapat “memakai” sebuah kejadian atau kejahatan untuk mendorong manusia datang kepada firman-Nya dan akhirnya ia diselamatkan.

Kepustakaan:

  1. Henry C. Thiessen, direvisi oleh Vernon D. Doerksen, Sistematik Teologi (Gandum Mas, 2010).
  2. Norman Geisler, Sistematic Theology in one Volume (Bethany House Publisher, 2011).
  3. Ronald H. Nash, Iman dan Akal Budi (Momentum, 2001).
  4. Suhento Liauw, Doktrin Alkitab Alkitabiah (Gereja Baptis Independen Alkitabiah Graphe, 2001).

http://www.alkitabiah.org

Apakah orang yang tidak mendengar Injil bisa selamat?

Theopneustos Dec 29, 2021 · 04:20
Selamat karena Tuhan tolong melalui Injil

Manusia tidak bisa mempercayai sesuatu yang dia tidak tahu atau sesuatu yang tidak pernah ia dengar sebelumnya. Sekalipun manusia tidak mengetahui “sepenuhnya” tentang sesuatu yang dia SUDAH percayai, tetapi dia harus tahu sedikit atau banyaknya informasi tentang hal yang ia percayai tersebut.

Demikian halnya dengan percaya kepada Injil. Seseorang harus tahu atau mendengar lebih dahulu tentang Injil (kabar baik) agar dia dapat percaya kepada Tuhan Yesus. Tanpa mengetahui lebih dahulu tentang Injil seseorang tidak akan percaya kepada Kristus. Itulah sebabnya Tuhan berkata dalam Roma 10:17 “Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus”.

  • Nenek moyang kita dan orang yang tinggal ditengah hutan.

Bagaimana dengan nenek moyang kita dan suku yang tinggal di tengah hutan yang tidak pernah mendengar Injil, apakah mereka bisa selamat? Alkitab mencatat orang selamat jika ia percaya kepada Injil. Kalau seseorang tidak percaya kepada Injil tidak mungkin dia selamat. Jika seseorang tidak pernah mendengar Injil tidak mungkin dia bisa percaya kepada Tuhan Yesus. Karena itu mereka yang tidak percaya Injil pastilah akan binasa selama-lamanya di neraka.

Namun, yang membuat mereka masuk neraka bukanlah karena mereka tidak mendengar Injil. Yang membuat mereka binasa adalah karena mereka orang berdosa. Dosa merekalah yang menyebabkan mereka masuk neraka. Karena Tuhan berkata “upah dosa adalah maut”.

Alkitab mencatat bahwa Injil sudah ada sejak kejatuhan Adam dan Hawa ke dalam dosa. Injil dimulai sejak Kejadian 3:15 “…keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.” Ini disebut Injil pertama.

Adam dan Hawa sudah pasti memberitahukan Injil kepada semua keturuan mereka. Tuhan akan datang menjadi manusia untuk menyelamatkan mereka dari dosa-dosa mereka.

Masalahnya Injil ini lama-kelamaan memudar, terkikis oleh ketidakpercayaan keturunan Adam. Sehingga Injil ini mengalami pemudaran sehingga tidak diteruskan dengan benar kepada keturunan-keturunan selajutnya.

Karena memudarnya berita Injil dalam kejadian 3:15 inilah yang membuat Tuhan langsung memberitakan Injil lagi kepada Abraham “Olehmu segala bangsa akan diberkati.” Galatia 3:8.

Jika Abraham sendiri dipanggil Tuhan dari keluarga penyembah berhala. Itu artinya Injil  sudah mengalami “pemudaran” dari semua keturunan Adam. Inilah sebabnya mengapa Injil tidak lagi di dengar oleh nenek moyang (suku Batak Toba) dan mereka yang ada di tengah hutan.

Namun, mungkin ada orang yang berpikir “nenek moyang kita dan suku yang ada di tengah hutan” tidak tahu apa itu dosa, tidak adil bagi mereka  jika dihukum atas sesuatu yang tidak mereka ketahui.

Jika seseorang tidak tahu tindakannya adalah dosa, tidak berarti dia tidak berdosa dihadapan Tuhan, karena yang menentukan sebuah tindakan itu dosa bukanlah dirinya sendiri, melainkan Tuhan. Alkitab berkata Dosa adalah pelanggaran akan hukum Allah 1 Yoh 3:4” Manusia  tidak dapat berdalih berdasarkan ketidaktahuannya. Dia tidak dapat berkata “Saya tidak tahu tindakan saya itu dosa”.

Karena itulah semua suku pedalaman dan nenek moyang kita yang tidak pernah mendengar tentang Injil Kristus, mereka dihukum bukan karena mereka tidak pernah mendengar tentang Injil tetapi karena mereka adalah manusia berdosa.

Tapi, jika mereka mendengar Injil, bukankah ada kemungkinan mereka percaya?

Semua manusia di dunia sudah mengetahui adanya Tuhan yang Maha Kuasa, karena Tuhan menyatakan diri-Nya kepada semua orang melalui alam  semesta.

Mazmur 19:1-5 mencatat “Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya; hari meneruskan berita itu kepada hari, dan malam menyampaikan pengetahuan itu kepada malam. Tidak ada berita dan tidak ada kata, suara mereka tidak terdengar; tetapi gema mereka terpencar ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi.”

Jika suku  terpencil yang berada ditengah-tengah hutan belantara dan nenek moyang kita menerima wahyu umum (alam semesta) dan hatinya mencari Tuhan sang pencipta. Tuhan akan menuntunnya kepada Injil. Alkitab mencatat dalam Roma 1:19-21, Tuhan telah menyatakan diri-Nya kepada semua orang melalui alam semesta, dan sebenarnya semua manusia mengenal Tuhan secara umum.

Tetapi manusia membiarkan pikiran liarnya yang menguasainya dan pada akhirnya membuat hatinya yang bodoh menjadi gelap. Pikirannya yang bodoh dan gelap ini menuntunnya membuat allah bagi dirinya sendiri, dia berpikir itu adalah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi tetapi itu adalah ilah ciptaannya sendiri.

Hal ini terjadi di semua suku bangsa dan budaya manusia. Semua suku menciptakan tuhannya masing-masing.  Hanya bangsa Israel yang menyembah Tuhan yang benar, seperti yang Tuhan Yesus katakan dalam Yohanes 4:22 (…sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi). Mengapa dari bangsa Yahudi? Karena Tuhan Yesus adalah bangsa Yahudi dari suku Yehuda.  

Alkitab mencatat tentang dua orang yang tinggal ditengah-tengah bangsa yang tidak pernah mendengar Injil tetapi akhirnya Tuhan tuntun kepada Injil karena hati mereka mencari Tuhan yang benar.

Contoh yang pertama adalah sida-sida dari Etiopia (Kisah par rasul 8:27-40). Bangsa  Etiopia tidak mencari Tuhan yang menciptakan alam semesta, sebaliknya mereka menciptakan “tuhan” mereka masing-masing. Tetapi ada seorang sida-sida yang hatinya mencari Tuhan sang pencipta, dan akhirnya Tuhan menuntunnya pada Injil dengan mengutus Filipus memberitakan Injil kepadanya.

Contoh lainnya adalah Lidia (Kisah para rasul 16:13-15). Lidia adalah seorang yang tinggal di kota Tiatira. Kota Tiatira tidak menyembah Tuhan yang menciptakan alam semesta, mereka menciptakan “tuhan” versi mereka sendiri. Tetapi Lidia, tidak menyembah “tuhan” yang disembah oleh bangsanya. Karena hatinya mencari Tuhan sang pencipta alam semesta Tuhan menuntunnya kepada Injil. Tuhan mengutus rasul Paulus memberitakan Injil kepadanya.

Lidia dan sida-sida dari Etiopia merupakan dua contoh manusia yang tinggal di tengah-tengah suku bangsa yang tidak pernah mendengar Injil. Mereka ada di tengah-tengah bangsa penyembah berhala. Tetapi hati mereka mencari Tuhan yang benar, sehingga Tuhan menuntun mereka kepada Injil.

  • Bayi yang meninggal dalam kandungan.

Semua bayi  yang meninggal  pasti masuk sorga, sekalipun ia dilahirkan  dalam  keluarga yang beragama Buddha, Islam, Katolik, Hindu, Kristen, penganut kepercayaan bahkan atheis (tidak percaya Tuhan), iman orang tuanya tidak ada hubungannya dengan mereka. Bayi berdosa sejak dalam kandungan ibu mereka tidak ada hubungannya dengan dosa-dosa orang tuanya. Dosa ini hubungannya dengan Adam manusia pertama.

Semua bayi berdosa karena Adam telah jatuh ke dalam dosa. Karena dosa Adam yang pertama itulah seluruh manusia dikandung dan lahir dengan dosa. Bukan dosa perbuatan tetapi dosa karena pelanggaran Adam. Bukan pula mewarisi dosa Adam, karena dosa tidak dapat diwariskan. Dosa bukan seperti harta benda yang dapat diturunkan kepada keturunan berikutnya.

Dari hal ini kita mengetahui bahwa bayi berdosa bukan karena orang tuanya berdosa tetapi karena Adam telah berdosa. Semua keberdosaan manusia langsung dihubungkan kepada Adam karena Adam adalah pempimpin dari semua yang hidup.

Tapi apakah benar bayi berdosa, kita tahu dari mana?  Bukti yang tidak terbantahkan bahwa bayi memiliki dosa adalah bayi bisa mati. Alkitab berkata kematian masuk melalui dosa (Roma 5:12). Manusia tidak akan mati jika ia tidak berdosa, bukti bahwa bayi bisa mati menjelaska bahwa ia berdosa. 

Ada yang mengajarkan bahwa bayi orang Kristen mati masuk sorga dan bayi orang yang bukan Kristen masuk Neraka. Ini pandangan yang menyesatkan.

Karena itulah kita percaya bahwa semua bayi yang meninggal dalam rahim ibu mereka atau orang yang meninggal saat belum akil balik pasti selamat karena Tuhan Yesus telah menebus mereka. Tapi, bukankah syarat untuk selamat adalah percaya kepada Injil? Kita tahu bahwa bayi belum bisa tahu apa itu Injil.  Bagaimana mungkin bayi bisa percaya, jika dia belum bisa tahu. Dalam kasus bayi, percaya bukanlah syarat untuk dapat selamat karena selain tidak tahu Injil, bayi juga tidak akan memahami apa itu injil.

Karena itu bayi dan semua anak yang meninggal sebelum akil balik, Alkitab katakan selamat berdasarkan Roma 5:18 “Sebab itu, sama seperti oleh satu pelanggaran semua orang beroleh penghukuman, demikian pula oleh satu perbuatan kebenaran semua orang beroleh pembenaran untuk hidup”.

Identitas Mesias Juruslamat

Theopneustos Dec 25, 2021 · 04:55

Nabi Yesaya menubuatkan tentang Mesias yang akan datang. Dalam nubuatnya, Yesaya bertanya dengan ragu, siapa yang akan percaya kepada berita yang ia tulis ini? Pertanyaan Yesaya ini memberitahukan hampir “tidak ada” orang yang percaya kepada mesias yang ia beritakan.

Kita akan melihat identitas mesias dalam Yesaya 53:1-12 dan bagaimana manusia menciptakan identitas mesias yang berbeda yang sesuai dengan versi mereka sendiri.

  • Mesias tidak tampan (Ia tidak tampan, ayat 2)

Alkitab mencatat bahwa Mesias (Yesus Kristus) tidak memiliki wajah yang tampan dan tidak memiliki semarak. Wajah mesias yang tidak tampan ini tidak dapat diterima oleh orang-orang di zaman ini. Di zaman ini mereka berpikir Yesus haruslah seorang yang tampan karena Dia mesias. Karena itulah mereka menciptakan mesias (Yesus Kristus) yang berbeda. Karena manusia menyukai wajah yang tampan maka mereka melukis dan membuat 1001 gambar Yesus. Wajah Yesus (mesias) yang mereka buat ini berbeda satu dengan yang lain (baik dalam bentuk wajah, rambut, warna kulit) tergantung Yesus versi negara masing-masing.

Dari fakta ini kita mengetahui bahwa manusia tidak mau menerima kebenaran seperti yang tertulis dalam Yesaya 53:2, mereka lebih suka melukis wajah Yesus yang tampan dan imut-imut.

Wajah Yesus yang asli tidak ada yang tahu kecuali orang-orang yang sezaman dengan-Nya. Tetapi yang pasti Yesus tidak tampan dan tidak memiliki semarak sebagaimana yang tertulis dalam Yesaya 53:2 “Ia tidak tampan dan semaraknya pun tidak ada”.

Bahaya dari orang-orang yang menciptakan wajah “yesus” palsu ini adalah saat mereka berdoa. Mereka berdoa kepada gambar/lukisan wajah “yesus” yang sudah ada dalam pikiran mereka. Menciptakan ilah lain (wajah yesus yang palsu) dalam pikiran dan berdoa kepadanya merupakan bentuk penyembahan berhala.

  • Mesias dihindari orang (Ia dihindari orang, ayat 3)

Kristus dihindari orang, karena Dia menyatakan apa yang salah. Dalam kehidupan-Nya, Kristus tidak pernah mendiamkan orang yang berbuat dosa, itulah sebabnya banyak orang yang menghindari-Nya, karena Yesus menegur dosa-dosa mereka. Jika seseorang benar, tidak perlu dia menghindari Kristus, karena Tuhan tidak menegur perbuatan baik. Tuhan hanya menegur dosa atau kesalahan orang.

Tuhan Yesus mengasihi semua orang tetapi Dia tidak pernah mentolerir dosa. Itulah sebabnya Tuhan Yesus sering dengan frontal (secara terbuka) menegur dosa-dosa orang-orang agamawan di depan umum tetapi ia merangkul pelacur dan pemungut cukai yang mau bertobat.

Salah satu fungsi utama Alkitab adalah menyatakan kesalahan. Sang Firman datang ke dalam dunia untuk menyatakan dosa (kesalahan) dan menerangi dunia dengan kebenaran. Saat kebenaran itu terpancar, kesalahan akan tersingkap.

Dari hal ini kita ketahui, siapapun yang tidak menyadari dirinya adalah orang berdosa yang seharusnya akan dihukum di Neraka, dia tidak akan pernah datang kepada Tuhan Yesus yang adalah kebenaran itu sendiri. Tuhan Yesus datang ke dunia untuk menyatakan bahwa semua manusia sudah berdosa (salah) dihadapan Allah.

  • Mesias biasa menderita (Seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita ksakitan, ayat 3)

Yesus adalah anak seorang tukang kayu. Pada zaman kekaisaran romawi ada empat golongan masyarakat. Golongan bangsawan, prajurit, orang bebas dan budak. Tuhan Yesus termasuk golongan orang bebas. Orang bebas umumnya bekerja di tempat para bangsawan, ada yang sebagai tukang besi, tukang kayu, tukang batu dll dan Yesus adalah anak Yusuf tukang kayu.

Kondisi Tuhan Yesus ini sudah dinubuatkan dalam Yesaya 53:3 “seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan”. Sebagai anak tukang kayu, Tuhan Yesus sama sekali tidak diperhitungkan, hal ini terlihat saat orang-orang menolak Dia waktu mereka tahu Yesus hanyalah anak Yusuf tukang kayu.

Yesus berkata kepada orang yang hendak mengikuti-Nya “Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya (Matius 8:20).

Herannya banyak orang menjadi Kristen hanya karena ingin kaya, ingin punya ini dan itu, sehat selalu, panjang umur dan tidak kekurangan apapun  yang dia inginkan. Ini sebenarnya mau menyembah Tuhan atau memperalat Tuhan untuk mencapai semua keinginan hatinya?

  • Mesias dianiaya (Ia sangat dihina, ayat 3)

Mesias yang dinantikan dan yang diinginkan oleh bangsa Yahudi adalah Mesias yang gagah, yang dapat membebaskan bangsa mereka dari penjajahan bangsa Romawi. Tetapi yang mereka lihat adalah Yesus yang tidak dapat berbuat apa-apa saat Dia ditangkap. Mereka juga menginginkan Mesias yang mendukung ajaran mereka, tetapi sebaliknya yang terjadi, Yesus membongkar kemunafikan para ahli taurat mereka. Yesus dekat dengan orang-orang miskin, orang sakit, penjahat, pelacur dan pemungut cukai tetapi menentang para pengajar Israel.

Tuhan Yesus dianiaya dengan kejam, Dia dicambuk, diolok-olok, diludahi dan ditampar, Dia seperti tidak berdaya dihadapan manusia. Mata manusia melihat dan mengejek “tidak mungkin Mesias seperti Yesus”, bahkan sampai sekarang, ejekan itu tetap terdengar.

Berapa banyak judul buku atau jurnal-jurnal ilmiah yang diterbitkan yang isinya tentang “Ejekan” kepada Tuhan Yesus. Dan tidak sedikit diantara buku-buku itu menjadi “Bestseller” karena dunia menyukai informasi yang menjelek-jelekkan Tuhan Yesus.

Kehinaan yang Tuhan Yesus tanggung, sampai saat ini masih dijadikan lelucon oleh rohaniawan agama tertentu. Dan tanpa berpikir panjang mereka sering mencibir, Tuhan tidak mungkin jadi manusia. Tetapi Alkitab berkata Tuhan menjadi manusia.

Mereka tidak mau tahu bahwa Yesus melakukan semua itu karena Dia adalah juruslamat atas semua dosa mereka. Tetapi hal itu juga menjadi penggenapan dalam Yesaya 53:3 berkata “ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kita pun dia tidak masuk hitungan”.

  • Mesias mati (Dia tertikam karena pemeberontakan kita, ayat 4)

Dalam pandangan manusia kematian bukanlah tanda dari kemenangan, kematian  adalah tanda kekalahan.

Saat Tuhan Yesus tergantung di kayu salib, ada banyak orang Yahudi yang mencibirnya, dan ejekan seperti ini masih terdengar dari mulut manusia zaman ini. Apalagi saat Tuhan Yesus mati terkutuk di kayu salib, banyak orang mengejek “Tuhan kok mati”. Kita tahu Tuhan mati dalam keadaan-Nya sebagai manusia. Saat manusia mati, roh dan tubuhnya berpisah demikian juga halnya dengan Tuhan Yesus, tubuhnya saja yang mengalami kematian tapi Roh-Nya tidak bisa mati.

Jika Yesus tidak mati maka Dia bukan Tuhan, karena hanya Yesuslah manusia yang memiliki kemampuan memberikan nyawa dan mengambil nyawa-Nya kembali. Tidak ada manusia yang mampu mengambil nyawanya kembali selain Tuhan Yesus.

Semua yang Tuhan Yesus perbuat ini adalah untuk menyelamatkan kita dari dosa-dosa, untuk mendamaikan kita dengan Bapa, untuk menghindarkan kita dari hukuman neraka. Dia datang untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi manusia berdosa.

Fondasi Iman Kristen

Theopneustos Dec 23, 2021 · 17:07
Alkitab adalah satu-satunya dasar iman orang percaya.

Semua orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus harus tahu bahwa satu-satunya dasar iman Kristen adalah Alkitab. Iman seorang Kristen tidak didasarkan pada hal lain, selain Alkitab. Kita akan melihat beberapa contoh hal -hal yang bukan fondasi dari iman Kristen.

  1. Iman Kristen tidak berdiri di atas Konsili/rapat.

Konsili adalah musyawarah/rapat para pemuka gereja tertentu. Konsili hanya sebagai sebuah sidang yang mengumumkan apa yang dipercayai oleh sebuah kelompok gereja tertentu.

Ada tujuh konsili/rapat  yang diadakan sebelum tahun 1000 Masehi : 1. Konsili Nikea (I) 325 M,  2. Konsili Konstantinopel (I) 381 , 3. Konsili Efesus 431 M, 4. Konsili kalsedon 451 M, 5. Konsili Konstantinopel (II) 553 M, 6. Konsili Konstantinopel (III) 680-681 M, 7. Konsili Nikea (II). Selain ketujuh konsili ini, ada banyak konsili-konsili lainnya yang diadakan oleh berbagai aliran gereja.

Tanpa Konsili, kebenaran firman Tuhan tetap sempurna. Justru dengan adanya konsili, kebenaran firman Tuhan banyak dipertanyakan, karena banyak umat lebih memilih percaya pada konsili dari pada apa kata Alkitab. Lalu, apakah tidak boleh rapat (konsili)? Tentu saja boleh untuk kalangan sendiri. Yang tidak boleh adalah menjadikan rapat (konsili) menjadi ukuran bagi gereja lokal yang lain.

2. Iman Kristen tidak berdiri di atas Pengakuan Iman (Kredo) gereja tertentu.

Pengakuan iman adalah Kredo. Para rasul tidak pernah membuat “pengakuan iman rasuli”. Pengakuan iman itu dibuat pada abad ke 4 masehi, empat ratus tahun setelah para rasul meninggal. Penulis “pengakuan iman rasuli” tidak diketahui tetapi dia sengaja mencatut nama para rasul. Mereka yang membuat judul tersebut ingin orang lain berpikir bahwa para rasul yang membuat “pengakuan iman rasuli”, tetapi faktanya para rasul tidak pernah membuat pengakuan iman tersebut.

Semua pengakuan iman yang dibuat oleh tiap-tiap gereja hanyalah sebagai kesepakatan bersama, agar satu suara dalam pengajaran. Pengakuan iman yang benar juga sebagai pembimbing dalam menghadapi pertentangan dengan ajaran lain. Pengakuan iman  tidak boleh membelenggu kebenaran dalam Alkitab. Karena itu “Pengakuan iman” gereja mana pun bukanlah patokan kebenaran bagi semua orang Kristen lainnya.

3. Iman Kristen tidak berdiri di atas perkataan rohaniawan gereja tertentu.

Biasanya beberapa gereja menyebutnya sebagai “bapak-bapak gereja”, tapi penyebutan yang benar adalah rohaniawan gereja. Perkataan “rohaniawan gereja” banyak jadikan sebagai rujukan untuk membenarkan sebuah ajaran. Beberapa gereja tidak dapat berdiri tanpa perkataan mereka. Bagi mereka Alkitab tidak cukup sebagai dasar iman. Mereka perlu dasar iman yang lain seperti “perkataan rohaniawan gereja”.

Perkataan rohaniawan gereja harus dipandang sebagai masukan dan penambah pengetahuan tentang “sejarah pemikiran” dalam dunia Kristen, tidak boleh lebih dari itu. Karena perkataan rohaniawan gereja mana pun bukanlah patokan kebenaran.  

4. Iman Kristen tidak berdiri di atas fenomena/kejadian tertentu.

Dalam “kekristenan” ada banyak fenomena/peristiwa yang katanya terjadi padahal tidak. Katanya Maria menampakkan diri di Lordes, katanya pendeta “A” berjalan di atas air, katanya Yesus menampakkan diri di atas awan, dll. Semua fenomena ini adalah cara si Iblis menipu manusia. Ada juga yang benar-benar terjadi tetapi bukan dari Tuhan, melainkan dari si iblis untuk memanipulasi manusia.

5. Iman Kristen tidak berdiri di atas pengalaman pribadi seseorang.

Si “A” bersaksi bahwa dia dibawa Tuhan 7 kali ke Sorga, si “B” berkata dia bertemu secara langsung dengan Lusifer, si “C” tidak mau kalah, berkata dia dibawa Tuhan ke Neraka. Si “D” bersaksi, Tuhan langsung berbicara kepadanya, bahwa kiamat akan terjadi 22 Oktober 1884. Si “E” (pemimpin gereja besar di dunia) bermimpi bahwa Tuhan berkata kepadanya Yesus akan datang, sebarkan informasi ini kepada beberapa orang, kalau tidak disebarkan akan mendapat celaka dan kalau disebarkan akan mendapat berkat dari Tuhan.

Kesaksian pengalaman pribadi ini, bukanlah ukuran kebenaran bagi orang percaya lainnya. Kesaksian seperti ini justru menjadi ajang penyesatan dibanyak gereja.

6. Iman Kristen tidak  berdiri di atas buku-buku sejarah gereja tertentu.

Sejarah gereja tertentu hanyalah sebagai pengetahuan umum, untuk mengetahui sejarah pemikiran dan tokoh-tokoh dalam gereja. Sejarah gereja bukanlah dasar iman Kristen. Sejarah dapat ditulis ulang oleh para penguasa sesuai agenda mereka, dan banyak penulis sejarah gereja menulis sesuai dengan ajaran yang ia anut.

7. Iman Kristen tidak berdiri di atas “Tradisi suci” di luar Alkitab.

Tradisi suci yang benar adalah yang tertulis dalam Alkitab. Semua tradisi yang tidak tertulis dalam Alkitab bukanlah tradisi suci melainkan tradisi hasil karya rohaniawan gereja tertentu yang dilestarikan dari turun temurun.

Dasar iman orang percaya adalah Alkitab bukan tradisi gereja tertentu. Tidak ada keharusan cara beribadah atau cara berpakaian gereja tertentu menjadi ukuran bagi gereja lain. Iman Kristen bukan tentang tata cara ibadah dan cara berpakaian jemaat mula-mula tetapi tentang ajaran. Alkitab hanya memberikan syarat dalam sebuah jemaat harus “sopan dan teratur”. Semua suku bangsa boleh beribadah sesuai budaya mereka masing-masing dan tidak perlu harus mengikuti cara beribadah bangsa Yunani atau pun bangsa Yahudi.

8. Iman Kristen tidak berdiri di atas buku-buku apokrifa atau pun deuterokanonika.

Orang Yahudi adalah sebuah bangsa yang memiliki banyak tulisan, tetapi bangsa ini juga merupakan bangsa pendongeng. Ada 1001 cerita dongeng yang dikarang sebagai bahan ajar. Bangsa Yahudi juga banyak menulis tentang kisah-kisah kepahlawanan. Kisah-kisah ini ditulis menjadi sebuah buku. Buku-buku ini dikenal sebagai apokrifa (tersembunyi).

Ada beberapa aliran “Kristen” yang menambahkan apokrifa sebagai kitab mereka. Bangsa Yahudi sendiri tidak mengakui buku-buku sejarah (apokrifa) sebagai firman Tuhan. Kristen mula-mula hanya mengakui ke 66 kitab dalam Alkitab sebagai firman Tuhan.

9. Iman Kristen tidak berdiri di atas teologi tertentu.

Seorang teolog dapat menulis jurnal ilmiah atau sebuah buku teologi. Buku-buku teologi seperti buku teologi sistematik, teologi dogmatik, teologi biblika, hanyalah sebuah metode untuk memahami isi Alkitab secara urut atau tersistem.

Tentu saja kita boleh membaca semua buku-buku teologi tetapi semua itu bukanlah dasar iman kita. Buku-buku ini hanya alat untuk memahami bagian-bagian Alkitab. Karena sifatnya hanyalah sebuah “alat” maka tidak boleh dijadikan sebagai ukuran iman. Banyak sekali orang Kristen terutama mahasiswa teologi yang lebih percaya  buku teologi dibanding Alkitab. Padahal di buku-buku teologilah berkumpul semua jenis pemikiran liar yang menolak Alkitab sebagai satu-satunya patokan kebenaran.

Fondasi Iman Kristen hanya Alkitab

  • Tuhan  mengilhamkan Alkitab.

Tuhan tidak mengilhamkan semua hal yang kita sudah baca di atas, Tuhan hanya mengilhamkan Alkitab. Alkitab adalah firman Tuhan karena setiap huruf dan kata dalam Alkitab adalah ilham dari Roh Kudus. Tuhan memakai pribadi penulis untuk menulis Alkitab, tetapi mereka tidak bisa menambahkan pemikiran mereka saat menuliskan firman Tuhan.

Tuhan mengilhamkan firman-Nya (II Timotius 3:16) hanya di dalam ke-66 kitab dalam Alkitab. Di luar dari ke 66 kitab, itu bukanlah firman Tuhan.

  • Tuhan memelihara Alkitab.

Tuhan tidak bisa salah. Alkitab adalah firman Tuhan. Karena itu Alkitab tidak bisa salah. Tuhan memelihara Firman-Nya dari zaman Adam sampai sekarang ini dengan cara menyalin ulang Firman itu. Tuhan  memakai orang-orang kudus-Nya untuk menyalin firman Tuhan dari wadah yang satu ke wadah yang lain. Dari batu ke kulit binatang, dari kulit binatang ke papyrus, dari papyrus ke kertas, dari kertas ke elektronik.

Wadah firman Tuhan silih berganti tetapi firman Tuhan kekal untuk selama-lamanya (Mazmur119:89). Tuhan tetap memelihara firman-Nya sampai saat ini.

Kepustakaan:

  1. Henry C. Thiessen, direvisi oleh Vernon D. Doerksen, Sistematik Teologi (Gandum Mas, 2010).
  2. Norman Geisler, Sistematic Theology in one Volume (Bethany House Publisher, 2011).
  3. Ronald H. Nash, Iman dan Akal Budi (Momentum, 2001).
  4. Suhento Liauw, Doktrin Alkitab Alkitabiah (Gereja Baptis Independen Alkitabiah Graphe, 2001).
  5. Timothy Ware, Mari Mengenal Kekristenan Timur (Satya Widya  Graha, 2001).

Kemana saya setelah mati?

Theopneustos Nov 12, 2021 · 17:13

Salah satu pertanyaan terbesar dalam sejarah umat manusia adalah “Kemana saya setelah mati”? Banyak orang memikirkan pertanyaan ini dan belum menemukan jawaban yang pasti. Dalam ketidakpastian itu, manusia mencari jawabannya dalam agama, filsafat, sains, bahkan dalam dirinya sendiri.

Berharap mereka menemukan jawabannya. Beberapa orang menyerah dalam ketidaktahuan dan beberapa merasa sudah menemukan jawabannya, sekalipun hanya sekedar ikut-ikutan saja, karena apa kata agamanya, dan apa kata mayoritas. Tetapi banyak juga orang yang tidak peduli (karena tidak tahu) dengan pertanyaan tersebut, bagi mereka jawaban atas pertanyaan tersebut tidak sepenting mencari “sesuap nasi” atau kelangsungan bisnisnya. Tetapi apakah benar ada jawaban yang pasti atas pertanyaan tersebut? Kalau ada, dimana?

Kita akan melihat jawaban orang pada umumnya dan jawaban yang benar atas pertanyaan tersebut dan setelah Anda melihatnya, Anda dapat menentukan dimanakah seharusnya posisi Anda.

1.Saya tidak tahu.

Kemana saya setelah mati? Umumnya orang akan menjawab saya tidak tahu kemana saya setelah mati. Mengapa tidak tahu? Karena tidak ada yang memberitahu dia apa yang seharusnya dia ketahui. Dan bisa jadi orang tersebut tidak mau mencari jawaban atas pertanyaan “Kemana saya setelah mati”?

Ketidaktahuan adalah sebuah kejahatan atau dengan kata lain ketidaktahuan adalah dosa. Sama seperti saat seorang yang melanggar lampu lalu lintas karena tidak tahu peraturan yang ada, orang ini akan tetap didenda, alasan ketidaktahuannya tidak dapat diterima karena hal itu sudah seharusnya dia ketahui sebagai warga negara.

Demikian jugalah halnya dengan jawaban atas pertanyaan “Kemana saya setelah mati”? Jika dia tidak tahu jawaban atas pertanyaan itu, dia akan jatuh pada penghukuman kekal, karena saat dia tidak tahu “kemana saya setelah mati” maka dia tidak akan menemukan jawaban yang tepat. Saat dia tidak menemukan jawaban yang tepat, dia pasti akan menemukan jawaban yang salah (saya tidak tahu) yang akan menuntunnya kepada kegelapan.

Masalah mati kemana, bukan urusan saya (juga merupakan jawaban banyak orang). Tetapi apakah benar demikian? Tentu ini adalah urusan semua orang, karena semua orang pasti akan mati. Saat kematian sudah tersenyum kepada seseorang, sesaat lagi ia mengetahui dimana ia akan menghabiskan kekekalan, di Neraka atau di Sorga.

Karena putus asa maka jawaban, “itu bukan urusan saya” menjadi jawaban klise yang diutarakan oleh banyak orang. Tetapi jika kita bertanya  apakah benar jawaban atas pertanyaan “Setelah saya mati kemana”, bukan urusannya? Bukankah dia juga pasti akan mati? Kalau dia  pasti akan mati, dia harus menjawab pertanyaan tersebut. Kalau dia masih tidak peduli akan adanya jawaban yang benar, ia akan menyesal selama-lamanya dalam kekelaman api Neraka. Karena jawaban “saya tidak tahu akan menuju Neraka”.

2. Hanya Tuhan yang tahu.

Biasanya orang beragama akan menjawab pertanyaan tersebut dengan jawaban “Hanya Tuhan yang tahu”. Jawaban ini tidak berbeda dengan jawaban yang pertama “Saya tidak tahu”. Jawaban yang kedua ini hanya “melemparkan” jawaban kepada Tuhan atas ketidaktahuannya. Dan karena dia beragama maka dia berkata seperti itu. Memang terlihat rohani tetapi tetap saja dia tidak tahu jawabannya. Lagi-lagi orang seperti ini bersembunyi dibalik kata-kata rohani yang dia pikir benar.

Bukankah seharusnya dia bertanya, mengapa hanya Tuhan yang tahu? Tidak dapatkah manusia juga tahu (jawaban dari pertanyaan tersebut).

Perasaan orang beragama akan terasa lega dengan jawaban “hanya Tuhan yang tahu”. Tetapi ini menipu diri sendiri. Ini merupakan tipuan dari agama atau ajaran tertentu agar dia tetap memegang agama tersebut. Jika hanya Tuhan yang tahu maka manusia tidak memiliki kepastian kemana dia setelah meninggal. Jika Ia tidak memiliki kepastian kemana ia setelah  meninggal maka dia sedang berjalan dalam ketidakpastian dan sangat mungkin ketidakpastian itu menuju kesesatan. Kesesatan pasti menuju ke Neraka.

Tetapi ketidakpastian ini pun akan dianggap sebagai sesuatu yang benar, karena dia dilindungi oleh agama yang dia pegang. Apalagi agama itu diakui oleh negara atau banyak orang yang menjadi penganut agama tersebut. Dia seolah-olah “damai” dalam kerumunan tetapi dia tidak tahu “Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut.” Kalau dia tidak menemukan jawaban yang pasti atas pertanyaan tersebut ia akan menghabiskan kekekalan dalam penyesalan dan dalam siksaan api yang tak terkatakan.

Dapatkah Anda memahami orang yang tidak pasti atau ragu-ragu tentang keselamatannya itu disebut rohani? Tentu saja, tidak! Ini namanya “trik menipu diri sendiri”.

  • Agama pada umumnya.

Bagi banyak orang, agama hanya sekedar tempat berlindung. Di mana orang-orang merasa nyaman dengan agamanya, karena ada perlindungan dari negara. Negara menyetujui banyak agama, agama-agama ini sah secara hukum. Karena agama ini sah secara hukum orang berpikir itu dapat menyelamatkannya.

Ada juga orang yang percaya agamanya berasal dari Tuhan tetapi tidak memberikan kepastian akan keselamatan. Namun, ada juga yang memberikan kepastian tetapi kepastian yang tidak masuk di akal atau tidak sesuai dengan akan sehat dan moralitas pada umumnya. Seperti contoh “mati saat membunuh orang yang beragama lain, pasti akan masuk Sorga”.

Ada banyak agama yang menjanjikan para pengikutnya pada hal yang tidak pasti. Hal itu dapat diketahui dari jawaban mereka yang tidak pasti seperti “Mudah-mudahan masuk Sorga”, “Jika Allah berkehendak” dan banyak jawaban lainnya dalam ketidakpastian. Orang-orang seperti ini tetap merasa ada tempat perlindungan atas jiwanya setelah mati sekalipun sifatnya hanya “mudah-mudahan saja”.

Baginya percaya pada agama tertentu yang menjanjikan keselamatan yang sifatnya mudah-mudahan itu sudah cukup. Malang benar orang seperti ini, tidak memiliki kepastian akan keselamatannya. Dia hanya memiliki agama dan bahkan “tuhan” tetapi tidak memiliki keselamatan. Apa gunanya semua itu?

Saat  orang beragama HANYA karena orang tua, karena masyarakat, karena negara, karena budaya (adat istiadat), karena pertemanan (pergaulan), karena pasangan hidup, karena bisnis, karena diiming-imingi harta dan ada yang karena paksaan dari oknum lain, dsbnya, orang-orang seperti ini sedang berjalan dalam gelap namun berharap tetap dalam jalan yang benar. Ini tidak mungkin.

  • Agama Kristen.

Agama Kristen tidak menyelamatkan siapapun. Ada perbedaan antara “Beragama Kristen” karena keharusan dari negara (harus beragama) dengan “Menjadi murid Kristus”. Yang pertama tidak yakin selamat karena agama hanya identitas bernegara saja atau hanya karena itu adalah agama orang tua. Sementara yang kedua tahu bahwa dia sudah selamat, karena dia mengimani bahwa pengorbanan Kristus telah menghapus seluruh dosanya.

 Ada gereja yang berkata di luar gerejanya tidak ada keselamatan. Pernyataan seperti ini hanyalah alat mereka untuk tetap mengikat orang pada kesesatan gerejanya, karena disepanjang Alkitab tidak pernah ada konsep “gereja dapat menyelamatkan”. Umumnya gereja seperti ini adalah gereja-gereja mati, gereja yang banyak mengajarkan apa kata “bapak gereja” mereka, apa kata tradisi dan adat istiadat, bukan apa yang tertulis dalam Alkitab (66 kitab).

Banyak penganut gereja-gereja seperti ini, yang tidak  yakin mereka selamat. Rohaniawan gereja mereka saja tidak yakin selamat, bagaimana mungkin jemaatnya yakin selamat. Inilah yang disebut “orang buta menuntun orang buta”. Jika orang buta menuntun orang buta maka kedua-duanya pasti akan menuju kebinasaan kekal.

3. Tuhan memberitahu, saya bisa ke Sorga.

Tuhan tidak mungkin membiarkan manusia dalam ketidakpastian. Dia bukan Tuhan yang “jauh di sana” yang tidak pernah masuk ke dalam kehidupan manusia. Dia bukan Tuhan hasil ciptaan manusia yang tidak dapat memperlihatkan diri-Nya. Kalau Tuhan tidak memperlihatkan diri-Nya, lalu bagaimana manusia tahu tentang Tuhan yang  benar?

Tuhan menyatakan diri-Nya dalam diri Yesus Kristus. Beribu-ribu tahun yang lampau Dia datang ke dalam dunia. Tuhan yang mulia merendahkan diri-Nya menjadi manusia dan mati di kayu salib untuk menebus dosa seisi dunia. Alkitab mencatat “Dan  Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan  bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia. I  Yohanes 2:2”. Tuhan Yesus juga berkata “Akulah jalan  dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Yohanes 14:6”

Saya tahu saya selamat karena Tuhan berkata “kamu TAHU, kamu selamat. “Semua ini kutuliskan kepada kamu, supaya  kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal. I Yohanes 5:13”. Alkitab  juga mencatat “Pada  waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang kita lakukan…Titus 3:5”. Bagi orang yang sudah diselamatkan perbuatan baik adalah bukti bahwa ia sudah selamat BUKAN syarat untuk memperoleh keselamatan.

Berilah dirimu diselamatkan, bertobat dan percayalah kepada pengorbanan Yesus Kristus yang telah mati bagimu. Saat kita menyadari betapa pendeknya waktu dan panjangnya keabadian, maka hal yang paling penting adalah mengetahui “Saya mati kemana?” dan bahwa tujuan akhirat kita telah terjamin dengan aman, yaitu mengetahui bahwa kita menuju kehidupan di dalam Surga dan bukan di dalam Neraka.

Kepustakaan:

  1. Rick Warren, The Purpose Driven Life (Gandum Mas, 2005).
  2. John F.  MacArthur, Kemuliaan Sorga (Gospel Press, 2005).
  3. J.I. Packer, Knowing God (ANDI, 2008).
  4. Philip Yancey, Bukan Yesus Yang Saya Kenal (Professional Books, 1997).
  5. Bill Hybels, Jujur Terhadap Allah (ANDI, 1990).

KEBENARAN HAL NERAKA

MatiKemana.com Sep 30, 2021 · 01:43

NERAKA ADALAH TEMPAT PENYIKSAAN
(terjemahan repentancecry)

Yesus berkata tentang neraka dalam Lukas 16:
23 .. ia menderita sengsara di alam maut ..
24 .. aku sangat kesakitan dalam nyala api ini.
28 .. agar mereka jangan masuk (kjv:datang) kelak ke dalam tempat penderitaan (kjv: penyiksaan) ini.

Secara manusiawi mustahil untuk memahami deskripsi Alkitab tentang neraka. Tidak ada di bumi yang bisa menandinginya. Tidak ada mimpi buruk yang bisa memberi teror yang menandingi neraka. Tidak ada film horor yang bisa menggambarkan ketakutannya. Tidak ada TKP dengan semua darah dan darah kental yang bisa menandingi kengeriannya.

Ini akan melampaui apa pun yang bisa dibayangkan secara manusiawi!

Alkitab memperingatkan dalam Mazmur 9:17, Anda tidak hanya akan berada di neraka — Anda akan MENJADI NERAKA! Anda benar-benar akan MENJADI NERAKA!

Mazmur 9:17 Orang-orang fasik akan kembali ke dunia orang mati (kjv:menjadi neraka), ya, segala bangsa yang melupakan Allah.

ANDA akan melihat NERAKA. . .
ANDA akan mencium bau NERAKA. . .
ANDA akan bernafas NERAKA. . .
ANDA akan mendengar NERAKA. . .
ANDA akan merasa NERAKA. . .
ANDA AKAN MENJADI NERAKA. . .

Alkitab menggambarkannya sebagai tangisan (Mat 8:12), ratapan (Mat 13:42), kertakan gigi (Mat 13:50), kegelapan (Mat 25:30), nyala api (Lukas 16:24), terbakar (Yes. 33:14), siksaan (Lukas 16:23), hukuman abadi! Yesus Kristus berkata dalam Matius 25:41, “Pergilah dari pada-Ku, kamu terkutuk, ke dalam api yang kekal, yang disiapkan untuk iblis dan malaikat-malaikatnya.”

Dalam Matius 13:42, Yesus berkata: Semuanya akan dicampakkan ke dalam dapur (kjv:tungku) api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.

NERAKA SELAMANYA!

www.MatiKemana.com

Semua yang masuk neraka — tinggalkan semua harapan!

Kengerian neraka — bahkan untuk satu detik pun tak tertahankan — adalah SELAMANYA!

Yesus berkata dalam Matius 25:41: .. Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal ..

Wahyu 14:11: Maka asap api yang menyiksa mereka itu naik ke atas sampai selama-lamanya, dan siang malam mereka tidak henti-hentinya (kjv: tidak ada istirahat) disiksa, yaitu mereka yang menyembah binatang serta patungnya itu, dan barangsiapa yang telah menerima tanda namanya.

Lihat saja bagaimana Alkitab memperingatkan kekekalan dan kekekalan neraka!

api abadi ‘ Matthew18:8, 25:41
hukuman abadi ‘Matius 25:46
rantai abadi ‘ Yudas 1:6
kutukan abadi ‘ Markus 3:29
penghakiman kekal ‘Ibrani 6:2
api abadi ‘ Yudas 1:7
api yang tak terpadamkan ‘ Matius 3:12
api yang tidak akan pernah padam ‘ Markus 9:43, 44, 45, 46, 48
api yang tak terpadamkan ‘ Lukas 3:17
kabut kegelapan disimpan untuk selama-lamanya ‘ 2 Petrus 2:17
kegelapan kegelapan untuk selama-lamanya ‘ Yudas 1:13

Teman, saya telah mempelajari Alkitab saya, dari depan ke belakang. . . Saya telah mempelajari setiap kejadian neraka dalam Alkitab saya — dan saya tidak dapat menemukan satu ayat pun, tidak satu kata pun HARAPAN untuk seseorang di neraka! TIDAK ADA SATU KATA! Orang kaya di neraka dalam Lukas 16 bahkan tidak pernah meminta untuk keluar — Dia tahu tidak ada jalan keluar!

OH TEMANKU – NERAKA SELAMANYA DAN SELAMANYA!

Apa yang mungkin bernilai kekekalan di neraka? Tidak heran Yesus Kristus memperingatkan begitu banyak tentang neraka! Tidak heran Yesus berkata dalam Markus 8:36, Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia KEHILANGAN NYAWANYA!

Yesus Kristus menganggap neraka sangat serius. . .

Yesus Kristus berkata dalam Markus 9:43-48,

9:43 Dan jika tanganmu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung dari pada dengan utuh kedua tanganmu dibuang ke dalam neraka, ke dalam api yang tak terpadamkan; 9:44 (di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.) 9:45 Dan jika kakimu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan timpang, dari pada dengan utuh kedua kakimu dicampakkan ke dalam neraka; 9:46 (di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.) 9:47 Dan jika matamu menyesatkan engkau, cungkillah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam Kerajaan Allah dengan bermata satu dari pada dengan bermata dua dicampakkan ke dalam neraka, 9:48 di mana ulat-ulat bangkai tidak mati dan api tidak padam.

Yesus Kristus menganggap neraka begitu serius — Dia bisa mengatakan tanpa ragu sedikit pun — untuk menghilangkan mata Anda, memotong tangan atau kaki Anda, jika itu akan membuat Anda keluar dari neraka!

Jika neraka tidak nyata — Yesus Kristus adalah orang yang paling tertipu yang pernah hidup!
Saya akan menantang siapa pun untuk membaca kata-kata Yesus Kristus dan memberi tahu saya bahwa itu adalah kata-kata orang yang tertipu!
Yesus Kristus tahu persis apa yang Dia bicarakan!

Yesus Kristus berbicara lebih banyak tentang neraka daripada topik lainnya.

TUHAN YESUS TIDAK MUNGKIN SALAH !

Ibrani 9:27 mengatakan, Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali g saja, dan sesudah itu DIHAKIMI.

ditetapkan bagi manusia untuk mati hanya satu kali. . .

dan suatu hari — ANDA akan mati. . .

Dan di neraka dia mengangkat matanya, berada dalam siksaan. . .

Saat Anda meninggalkan tubuh Anda — Anda menyadari sesuatu sedang terjadi. Anda mendengar suara. . . semakin keras dan keras. . . berteriak. . .tangisan. . . meratap. Teror dan ketakutan melampaui apa pun yang dapat Anda bayangkan menguasai Anda. “Ini tidak boleh terjadi!” kamu berteriak. Lubang hidungmu dipenuhi dengan bau busuk jiwa yang terbakar. Wajahmu terbakar karena panas. Api sekarang berkobar dari mata, lubang hidung, telinga, mulut Anda — setiap bukaan di tubuh Anda, api berkobar. Tubuh Anda mendesis dan berderak karena nyala api.

Tubuh Anda sekarang meronta-ronta dan kejang-kejang karena rasa sakit yang mengerikan. “Kenapa aku tidak mati?”, Anda berteriak. Anda mulai menangis dan menggertakkan gigi Anda dengan jutaan. “Kapan rasa sakit ini berhenti?” Tapi Anda tahu itu tidak akan pernah berhenti. . .

Kegelapan begitu menakutkan, itu mulai menyelimuti Anda. Anda merasakan sesuatu bergerak dalam kegelapan. . . sesuatu yang mengerikan sedang terjadi. “Tidak! Tidak! Ini tidak mungkin terjadi” teriak Anda — saat cacing Anda muncul.

Anda mulai mengutuk hari Anda dilahirkan. Anda berteriak – “Ya Tuhan, mengapa Anda tidak memperingatkan saya?” – tetapi Anda ingat pengkhotbah memohon kepada Anda untuk menerima Yesus Kristus. Anda ingat membaca traktat Injil itu. Anda menangis – “Tuhan tidak peduli?” — tetapi Anda ingat Yohanes 3:16 “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, …” “Tuhan adalah Tuhan yang penuh kasih — Dia tidak akan membiarkan ini”, Anda menangis — tetapi Anda ingat Yohanes 3:36, “… dia yang tidak percaya Anak tidak akan melihat kehidupan; tetapi murka Tuhan tinggal di atasnya .”

Dan Anda segera menyadari, bahwa Yesus Kristus benar!

Ada tempat yang disebut neraka.

DAN ANDA ADA DI SANA — SELAMANYA!

Tapi Tuhan adalah Tuhan KASIH. . . Mengapa ALLAH KASIH mengirim saya ke neraka? Ya, Tuhan adalah TUHAN KASIH — tetapi Tuhan juga adalah TUHAN YANG KUDUS. ALLAH YANG KUDUS menuntut pembayaran untuk dosa. Kalau tidak, Tuhan TIDAK akan dan TIDAK bisa menjadi KUDUS.

Karena Allah itu kudus – dosa HARUS dihukum. Yosua 24:19 mengatakan, “… Dia adalah TUHAN YANG KUDUS;… Dia TIDAK akan mengampuni pelanggaranmu atau dosamu.”

TAPI TEMAN SAYA PUNYA KABAR BAIK!

Tuhan TIDAK ingin Anda di neraka …

Neraka tidak dibuat untuk manusia. Matius 25:41 mengatakan, neraka adalah api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.

Karena Tuhan adalah ALLAH KASIH, dan Dia sangat MENCINTAIMU, Dia mengutus Putra-Nya, Yesus Kristus, ke dunia ini untuk mati dengan kejam di kayu salib untuk membayar harga yang dituntut oleh ALLAH YANG KUDUS atas dosa-dosamu.

Roma 5:8 mengatakan, “Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.”

Tuhan tidak mengirim seseorang ke neraka. Anda memilih neraka ketika Anda menolak Yesus Kristus. Ketika Anda menolak anugerah kasih Allah berupa hidup kekal di dalam Yesus Kristus. . .

ANDA PILIH NERAKA!

Millionaire Ted Turner, mengatakan dalam sebuah wawancara, “Saya menantikan kematian dan dilemparkan ke Neraka. Di situlah saya berada.” Anda mengatakan – dia bodoh! Tapi teman, ketika Anda mengatakan “Tidak”; kepada Yesus Kristus dan pembayaran-Nya untuk dosa Anda — Anda mengatakan hal yang sama! Anda memberi tahu Tuhan – saya tidak membutuhkan Yesus Kristus – saya akan membayar dosa-dosa saya di neraka!

Jika Anda menolak anugerah hidup kekal dari Tuhan melalui Yesus Kristus…

SATU HARI ANDA AKAN DI NERAKA!

Dr Rawlings telah menyaksikan ribuan orang pergi menuju keabadian. Kebanyakan orang berpikir mereka entah bagaimana akan “menyelinap” ke surga, tetapi Dr. Rawlings mengklaim kebanyakan orang turun ke dalam api neraka!

Yesus Kristus memberikan peringatan serius dalam Matius 7:21-23

7:21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. 7:22 Pada hari terakhir BANYAK orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? 7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”

Jika itu untuk beberapa hari, beberapa bulan, beberapa tahun atau bahkan satu juta tahun, tetapi untuk disiksa — SELAMANYA! Anda akan putus asa karena pernah memiliki pembebasan! Anda akan memohon kematian itu sendiri untuk datang dan membawa Anda pergi! Anda akan mengutuk hari Anda dilahirkan! Wahyu 14:11 mengatakan, “Asap siksaan mereka naik ke atas untuk selama-lamanya: dan mereka tidak memiliki istirahat siang maupun malam.”

Apa yang mungkin bernilai kekekalan di neraka?

Tidak heran Yesus Kristus berkata dalam Injil Markus
8:36 Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya. 8:37 Karena apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?

Tuhan memiliki sesuatu yang jauh lebih baik daripada yang dapat digambarkan oleh kata-kata bagi mereka yang mengasihi Dia. I Korintus 2:9 mengatakan:
Tetapi seperti ada tertulis: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.

Sobat, ada tempat yang disebut neraka! Dan, jika Anda terus-menerus menolak anugerah hidup kekal dari Tuhan melalui Yesus Kristus — sama yakinnya seperti Anda hidup dan bernapas — SATU HARI ANDA AKAN BANGUN DI NERAKA!

Jangan menunggu sampai Anda mati untuk mengetahui kebenaran tentang Neraka! Besok mungkin sudah terlambat! Amsal 27:1 mengatakan, “Janganlah memuji diri karena esok hari, karena engkau TIDAK TAHU apa yang akan terjadi hari itu.”

Tiga orang mati setiap detik, 180 setiap menit, sejak Anda mulai membaca ini — 2000 orang lagi telah pergi ke keabadian! Kecelakaan mobil. . . Serangan jantung. . , Sebuah stroke. . .Satu hal yang TERTENTU — Anda akan MATI — hari ini. . . besok . . . seminggu. . . sebulan . . . tahun. . . 5 tahun. . . 10 tahun. . . 20 tahun. . . 50 tahun — SATU HAL YANG TERTENTU —” . . . ditetapkan kepada manusia sekali untuk MATI . . . “

JANGAN SAMPAI MATI TANPA YESUS !!

Anda mungkin telah membuat beberapa kesalahan besar dalam hidup Anda. Mungkin ada beberapa hal dalam hidup Anda yang akan Anda berikan apa saja untuk dapat diubah. Tapi teman, saya jamin – jika Anda mati tanpa Yesus Kristus – itu akan menjadi kesalahan terburuk yang mungkin Anda buat!

Pernahkah ada waktu dan tempat dalam hidup Anda, ketika Anda menerima Tuhan Yesus Kristus? Yohanes 1:12 mengatakan:

“Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;”

Jika tidak, Anda sedang menuju neraka!

Jangan biarkan siapa pun meyakinkan Anda bahwa ketika Anda mati, semuanya akan berakhir! Alkitab berkata dalam Ibrani 9:27:

“Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali g saja, dan sesudah itu DIHAKIMI.”

Wahyu 20:15 mengatakan:

“Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam LAUTAN API itu.”

Jika Anda belum pernah menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat Anda, Hari ini adalah hari keselamatan. Jangan menundanya lagi!

TIDAK ADA YANG LAYAK DIPERTARUHKAN !!

Sangat mudah untuk DI-SELAMAT-KAN …

  1. Sadarilah bahwa Anda adalah orang berdosa yang pantas mendapatkan neraka.

“seperti ada tertulis: “Tidak ada yang benar, seorangpun tidak. ” Roma 3:10

“Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,” Roma 3:23

“Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua.” Wahyu 21:8

“Sebab upah dosa ialah maut;” Roma 6:23

  1. Sadarilah bahwa KESEDIAN ILAHI atas dosa Anda menuntun pada pertobatan sejati.

“Sebab dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan” II Korintus 7:10

Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa MENGAKUINYA dan MENINGGALKANNYA akan disayangi.” Amsal 28:13

“Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.” IYohanes 1:9

  1. Sadarilah bahwa Anda TIDAK BISA menyelamatkan diri Anda sendiri.

“Demikianlah kami sekalian seperti seorang najis dan segala kesalehan kami seperti kain kotor;” Yesaya 64:6

“pada waktu itu Dia telah menyelamatkan d kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus” Titus 3:5

  1. Sadarilah bahwa Tuhan Yesus Kristus mati di kayu salib untuk membayar dosa-dosa Anda.

“Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, …” I Petrus 2:24

“Bagi Dia, yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya ” Wahyu 1:5

“Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.” Yesaya 53:5

  1. Dengan IMAN mengakulah Tuhan Yesus, percaya hanya kepada-Nya untuk keselamatan Anda.

“Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.” Roma 10:9

“Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.” Roma 10:13

KPR 16:30 Ia mengantar mereka ke luar, sambil berkata: “Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?” 16:31 Jawab mereka: “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.”

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Yohanes 3:16

APAKAH ANDA INGIN DI-SELAMAT-KAN?

BACA SETIAP SATU AYAT DI ATAS SEMENTARA ANDA BERDOA DAN PERCAYA DAN IKUTI PETUNJUK FIRMAN TUHAN.

DAN INGATLAH KESELAMATAN SEJATI SELALU DIIKUTI OLEH HIDUP YANG BERUBAH.

**Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.
**II Korintus 5:17

Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan

Yesus Tuhan Dec 25, 2020 · 05:13

tidak ada larangan merayakan Natal.
juga tidak ada perintah seperti kita diperintahkan mengingat kematian-NYA.

tapi, ada CONTOH yang baik untuk DITELADANI.
Apa yang terjadi pada Natal pertama saat Allah datang, dilahirkan menjadi manusia?

Lukas 2:8 Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam. 2:9 Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan. 2:10 Lalu kata malaikat itu kepada mereka: “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: 2:11 Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. 2:12 Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan.” 2:13 Dan tiba-tiba tampaklah bersama-sama dengan malaikat itu sejumlah besar bala tentara sorga yang memuji Allah, katanya: 2:14 “Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.” 2:15 Setelah malaikat-malaikat itu meninggalkan mereka dan kembali ke sorga, gembala-gembala itu berkata seorang kepada yang lain: “Marilah kita pergi ke Betlehem untuk melihat apa yang terjadi di sana, seperti yang diberitahukan Tuhan kepada kita.” 2:16 Lalu mereka cepat-cepat berangkat dan menjumpai Maria dan Yusuf dan bayi itu, yang sedang berbaring di dalam palungan. 2:17 Dan ketika mereka melihat-Nya, mereka memberitahukan apa yang telah dikatakan kepada mereka tentang Anak itu. 2:18 Dan semua orang yang mendengarnya heran tentang apa yang dikatakan gembala-gembala itu kepada mereka. 2:19 Tetapi Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya. 2:20 Maka kembalilah gembala-gembala itu sambil memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang mereka dengar dan mereka lihat, semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan kepada mereka.

Mari kita bahas ayat-per-ayat dari perikop ini …

  1. Ini adalah berita kesukaan untuk seluruh bangsa! Ada berita berarti ada pemberita dan ada orang untuk siapa diberitakan. Berita ini adalah untuk seluruh bangsa!
  2. Beritanya adalah kelahiran Juruselamat, Kristus, Tuhan! Juruselamat, berarti pekerjaan-NYA adalah untuk menyelamatkan orang berdosa dari hukuman neraka.
  3. Sang Juruselamat terlahir di kandang. Sang Raja segala raja tidak lahir dalam istana raja. Dia tidak lahir untuk membuat saya jadi kaya raya atau untuk melenyapkan kemiskinan pada masa ini.
  4. Setelah protokoler mewartakan berita dahsyat ini, ada sorak-sorai puji-pujian dahsyat dari bala tentara sorga yang memberitakan damai sejahtera dan memuliakan Allah.
  5. Perhatikan berita damai sejahtera ini adalah pedang bermata dua. Ini adalah berkat sekaligus kutuk. Berkat damai sejahtera HANYA bagi orang yang berkenan kepada-NYA! Dan kutuk “tiada damai bagi orang fasik!” (Yesaya 48:22; 57:21).
  6. Ada urgensi untuk SEGERA bertindak atas berita besar ini. Jangan duduk diam, lakukan sesuatu atas berita ini.
  7. SEGERALAH, cepat-cepat lakukan sesuatu
  8. Berita ini bukan untuk disimpan di bawah gantang tapi untuk diteruskan diberitakan estafetkan kembali kepada semua orang yang kita jumpai.
  9. Sungguh berita ini dahsyat dan mengherankan, Allah menjadi manusia untuk dikorbankan sebagai penebusan dosa dunia
  10. Berita ini juga untuk diterima dan direnungkan secara pribadi.
  11. Ada pujian untuk memuliakan Allah karena berita sukacita ini.

Untuk kita renungkan…

  • Sudahkah saya mendapatkan berita sukacita ini? Paling tidak, saat ini saya mendapatnya.
  • Sudahkah saya benar-benar beriman penuh menerima kabar ini menjadi sukacita pribadi, karena saya tadinya tidak ada harapan menyelamatkan diri, kini Sang Juruselamat datang untuk menebus dosa saya.
  • Sudahkah saya meneruskan / estafet berita dahsyat ini?
  • Sudahkah saya menjelaskan mengapa manusia tidak dapat menyelamatkan dirinya dari neraka dan membutuhkan Juruselamat?
  • Apakah saya mewartakan berita seutuhnya? Berkat bagi orang yang percaya dan kutuk bagi orang yang tidak bertobat!
  • Apakah saya lebih suka merayakan natal saya (ulang tahun saya sendiri) atau HUT gereja daripada Natal Kristus?
  • Apakah saya merayakan Natal dengan menyenangkan dan memuaskan diri saya sendiri?
  • Apakah segala perayaan Natal saya (dengan dekorasi, pohon, santa, pesta pora dst.) sungguh memuliakan Tuhan? atau hanya menyenangkan diri sendiri saja?

Mari kita rayakan sukacita besar ini dengan memuliakan DIA yang menebus dan menyelamatkan kita dari hukuman neraka kekal.

Mari kita rayakan dengan melakukan kehendak-NYA, memberitakan, estafetkan warta sukacita ini ke seluruh dunia!

Yohanes 3:36 Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya.”

Yesus Mati Bagiku

MatiKemana.com Dec 5, 2020 · 22:45

Bob Jennings
Kepada jemaat-jemaat di Galatia, Kasih karunia menyertai kamu dan Damai sejahtera dari Tuhan, Bapa kita dan dari Tuhan Yesus Kristus yang telah menyerahkan diri-Nya… karena dosa-dosa kita, untuk melepaskan kita dari dunia jahat yang sekarang ini, menurut kehendak Tuhan Bapa kita Bagi-Nyalah kemuliaan selama-lamanya! amin.

Tim Conway
Saudara terkasih, saat anda menyadari ketika kasih menguasai dirimu… bagi saya … Yesus melakukannya untuk saya! Ketika Kasih itu datang dan terus memegangmu. Ia mengasihi saya. Dia berikan diri-Nya untuk saya. Ketika kau bernyanyi “Oh, kasih-Nya begitu dalam” dan itu bukan sekedar hal yang biasa. Kasih itu datang padamu lalu kamu mendengar suara Tuhan berkata “Aku melakukan itu untukmu”. Saudara terkasih, Rasul Paulus mengetahui sehingga mendesak pria maupun wanita untuk berserah segalanya kepada Kristus. Begitu menarik. Begitu berkuasa. ini bukan hal yang kecil. Saat kamu bernyanyi atau mendengar dan kasih itu ada di sini saudara-saudara! Di sini! dosa saya bukan sebagian, tapi semuanya sudah diserahkan di kayu salib dan tidak diingat lagi.

Ketika seseorang merenungkan Kristus dan Kristus tiba-tiba masuk dan mengalir jamahan demi jamahan dengan sentuhan kasih-Nya. Engkau tidak lagi bangkit dan pergi tidur dengan istri tetangga mu. Saudara terkasih, inilah tempat kita tinggal. Kamu berkata “Yah itu cukup naik turun.” Saudaraku itu realitas, itu nyata dan Paulus mengetahui itu. Paulus tidak berkata “Jemaat Efesus dengarlah, aku berlutut di ujung sini berdoa pada Tuhan supaya Ia mencurahkan kuasa-Nya yang melimpah dengan rahmat melalui karunia Roh dan memberimu pengertian betapa besar kasih-Nya untuk kamu. Janganlah di seberang sana kamu mendukakan Roh Kudus sementara saya disini berdoa untukmu”. Oleh karena Roh yang melakukan dan oleh-Nya berkuasa mewujudkan kasih Kristus datang bagi kamu. Saudara terkasih, ini lebih besar dari sekedar membaca. “Kristus mengasihi aku.” Saudara terkasih, ketika kasih itu menguasai dirimu. Dan saat kamu menyadari, bagi saya Dia melakukan ini untuk saya.

Bob Jennings
Segalanya, Dia telah lakukan segala sesuatu, dan segalanya sesuatu telah siap. Pintu terbuka untuk menampung masalahmu yang paling sulit dan mengatasi dosa anda dan membawa kamu ke suatu tempat yaitu sorga dan memberimu hidup kekal saat ini dan sekarang kamu mau berkata “Tidak!” Kamu berkata, “Aku baik-baik saja, aku nyaman dimana aku mau”. Janganlah hal itu terjadi. Mari, Bertobatlah. Tanggalkan dosamu dibelakang. Semua dosa dan dosa yang engkau ketahui, tinggalkan semua itu di belakang. Biarlah harta benda dan keluarga lepas dari kehidupan fana ini. Dan percaya kepada Tuhan Yesus Kristus. Tuhan, saya percaya bahwa saya adalah orang berdosa dan saya pantas masuk neraka. Saya tidak layak maka Engkau membawa saya masuk sorga, namun saya percaya bahwa Yesus mati bagi orang berdosa seperti saya. Saya percaya Engkau mati untuk menebus hutang dosa. Saya sungguh percaya. Saya percaya bahwa Yesus mati bagiku, tanpa imbalan apapun. Itu kesalahan Jemaat Galatia. Semuanya adalah Yesus dan Injil hanya Yesus saja.

Apa Keselamatan Itu?

MatiKemana.com Dec 3, 2020 · 22:23

Saat ini Tuhan memerintahkan semua orang untuk bertobat dan percaya Hari ini adalah hari keselamatan anda bebas dari murka-Nya yang besar untuk melepaskanmu dari kutuk Hukum Musa Dan masuk ke dalam kota perlindungan yaitu Yesus Kristus Tuhan kita Datang pada-Nya Pertobatan adalah hal berserah, Untuk berhenti memberontak kepada Tuhan dan berhenti mengupayakan keselamatanmu dengan usahamu sendiri, hanya benar-benar berserah dan tersungkur kepada Kristus Itulah keselamatan.

Sehingga engkau berkata, ” saya tidak memiliki apa-apa, hanya kepada salib aku berpegang.” Dan ketika benih itu bertumbuh dalam dirimu kepada titik di mana engkau tahu bahwa engkau berdiri di hadapan Tuhan benar-benar 100%. dan dibangun atas karya sempurna dan oleh kebaikan Yesus Kristus Maka kamu dapat berdiri di hadapan-Nya dengan penuh keyakinan, mengetahui semua dosamu telah ditebus sehingga kamu dibenarkan dalam Kristus.

Datanglah kepada-Nya
Datang kepada Kristus
Datanglah kepada-Nya
Dengan tangan hampa
Inilah saatnya untuk menyerahkan hidupmu.

Ketika Anda Mati …

MatiKemana.com Nov 15, 2020 · 18:17

Manusia selama hidupnya berusaha semaksimal mungkin untuk senantiasa hidup bahagia dan menghindari segala bentuk kesusahan. Namun apa daya, pada kenyataannya, manusia lebih banyak mengalami penderitaan daripada kebahagiaan, sehingga dunia ini telah menjadi lembah air mata bagi manusia. Manusia bahkan dihantui oleh penderitaan yang lebih hebat lagi yang akan mereka alami setelah kematian, yaitu disiksa di neraka selama-lamanya oleh karena dosa-dosa yang mereka lakukan.

Oleh karena itu, maka jelaslah bahwa manusia amat memerlukan keselamatan sejati untuk dapat terhindar dari malapetaka yang maha dahsyat di neraka. Namun ironinya, banyak orang yang tidak memperdulikan hal tersebut, mereka hanya sibuk dengan urusan duniawinya; bekerja, bisnis, karir, pendidikan, adat-istiadat, keluarga, hobi, bersenang-senang, dsb. Sekalipun ada yang berusaha agar terlepas dari neraka dan bisa masuk surga, namun ternyata mereka salah mendapatkan informasi atau kebenaran perihal keselamatan diri mereka dan ujung-ujungnya mereka tetap akan binasa (Amsal 14:12: Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut).

Bagaimanakah sesungguhnya cara mendapatkan kepastian masuk Surga???

USAHA MANUSIA UNTUK MENDAPATKAN KESELAMATAN

Dosa telah menyebabkan hubungan manusia dengan Allah terputus, karena Allah yang maha kudus tidak bisa bersekutu dengan manusia berdosa. Dan juga manusia berdosa tidak bisa masuk ke surga, karena surga adalah tempat yang kudus, tidak terhampiri oleh dosa. Sebaliknya, manusia berdosa akan dihukum masuk ke neraka; tempat yang apinya tidak akan padam dan ada ulat-ulat bangkai yang tidak akan mati (Mark.9:48). Neraka awalnya disediakan Allah hanya untuk iblis dan malaikat-malaikatnya (Mat.25:41).

Agar manusia dapat kembali bersekutu dengan Allah dan menikmati kebahagiaan bersama dengan Allah di surga, dan bukannya menderita di neraka, maka manusia senantiasa berusaha untuk menyelesaikan dosa mereka dengan berbagai cara, yaitu:

 Beramal : menyumbang pembangunan rumah ibadah, memberi makan orang miskin, mendirikan panti asuhan, dll.
 Berbuat Baik : menghormati orang tua, tidak mencuri, tidak membunuh, tidak korupsi, bayar pajak, dll.
 Ritual Agama : berpuasa, bertapa, sunat, melaksanakan taurat, melayani Tuhan, memberi persepuluhan, mendoakan orang mati, melakukan sakramen (upacara kudus): perjamuan kudus, baptisan kudus, dll.

Namun ternyata hal-hal tersebut sia-sia. Mengapa? Sesungguhnya, di dunia ini tidak ada seorangpun yang benar, semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah (Rom.3:10,23). Walaupun manusia berusaha sekuat tenaga untuk berbuat benar, namun tetap akan ditemukan dosa pada manusia. Sehingga, kesalehan manusia pada akhirnya seperti kain kotor dihadapan Allah (Yes.64:6) yang berarti manusia tidak dapat bertemu dengan Allah yang kudus dan sempurna di surga (Mat.5:48; 1 Ptr.1:15-16). Dosa bahkan menyebabkan manusia harus dihukum ke neraka, “Sebab upah dosa ialah maut…” (Rom.6:23).

Jadi jelaslah, usaha manusia untuk menyelesaikan dosa adalah kesia-siaan. Dosa manusia harus diselesaikan dengan DIJATUHI HUKUMAN dan bukan dengan usaha manusia.

Ini adalah konsekuensi logis dari kemahakudusan Allah yang tidak mentolerir dosa sekecil apapun
(zero tolerance) dan konsekuensi logis dari kemahaadilan Allah yang tidak mengabaikan dosa sekecil apapun melainkan menjatuhi hukuman atas dosa dengan capital punishment (hukuman mati), yaitu kematian kekal di neraka. Berdasarkan fakta-fakta tersebut, maka manusia berada dalam kondisi yang sangat membahayakan. Manusia tidak ada harapan (hopeless) untuk lolos
dari hukuman neraka.

USAHA ALLAH AGAR MANUSIA DISELAMATKAN

Allah sangat mengasihi manusia. Ia menghendaki agar manusia yang diciptakan segambar dan serupa dengan-Nya dapat kembali mengalami persekutuan yang indah dengan-Nya. Allah tidak menghendaki manusia dijatuhi hukuman di neraka dan akhirnya binasa (2 Ptr.3:9). Oleh sebab itu, maka sedari awal Allah sudah merancangkan Jalan Keselamatan untuk manusia berdosa.

Di taman Eden, Allah memberitahukan kepada Adam dan Hawa cara untuk diselamatkan melalui penyembelihan domba korban (Kej.3:21) yang menyimbolkan Juruselamat yang akan dihukum karena dosa manusia (Yoh.1:29; Ibr.10:1-12).

Manusia yang hidup sebelum penyaliban Yesus (zaman Perjanjian Lama) dapat diselamatkan atau dapat diselesaikan dosanya dengan cara: Bertobat dan beriman kepada Juruselamat yang akan datang yang menanggung dosa manusia. Dan bukti dari iman mereka adalah dengan melakukan ibadah simbolik; yaitu menyembelih domba korban yang menyimbolkan akan kematian Sang Juruselamat (Yesus). Habel, Nuh, Abraham, Ishak, Yakub, Musa, Daud, Samuel, dll., melakukan ibadah simbolik tersebut. Manusia yang hidup setelah penyaliban Yesus (zaman Perjanjian Baru) dapat diselamatkan atau dapat diselesaikan dosanya dengan cara: Bertobat dan beriman kepada Juruselamat yang sudah datang yang menanggung dosa manusia. Dan bukti dari iman mereka adalah dengan melakukan upacara simbolik; yaitu baptisan dan perjamuan Tuhan yang menyimbolkan akan kematian Yesus (Rom.6:4-5; 1 Kor.11:24-25).

Jalan keselamatan hanyalah melalui Yesus Kristus, tidak ada yang lain. Yesus berkata: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” (Yoh.14:6), dan di kayu salib Ia berkata, “Sudah selesai.” (Yoh.19:30). Hanya Yesuslah, yang adalah Allah itu sendiri, yang sempurna, yang dapat menyelesaikan segala dosa manusia. Dosa manusia yang tidak mungkin diselesaikan dengan amal, perbuatan baik, ritual agama, dsb., pada akhirnya dapat diselesaikan jika manusia bertobat dan beriman kepada Yesus Kristus yang telah mati menanggung dosa manusia.

Inilah KASIH KARUNIA.

Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. (Ef.2:8-9)

Yang artinya, bahwa keselamatan yang amat mahal dan tak dapat dibayar oleh apapun pada akhirnya bisa didapatkan manusia bukan karena usaha manusia tetapi semata-mata oleh karena kemurahan hati Allah.

IMAN SATU-SATUNYA SYARAT KESELAMATAN

K ematian Yesus Kristus di kayu salib merupakan wujud kasih Allah yang teramat besar bagi manusia berdosa. Kasih-Nya membuat Ia bersedia memikul dosa-dosa manusia dan menerima hukuman atas dosa-dosa tersebut sehingga manusia berdosa dapat berdamai kembali dengan Allah dan dapat masuk surga. Manusia hanya diminta merespon karya Allah tersebut dengan bertobat dan beriman kepada Yesus — Iman sejati yang menyelamatkan, sudah mencakup pertobatan di dalamnya, demikian pula sebaliknya (Kis.3:19; 20:21; Yoh.3:16). Bertobat dan beriman bukanlah perbuatan tetapi sikap hati.

Ketika seseorang telah bertobat dan percaya bahwa Yesus telah menanggung segala dosanya, maka ketika ia mati; kapanpun, dimanapun, dan bagaimanapun matinya, kematian menjadi keuntungan baginya, karena ia pasti masuk surga. Setelah Anda mendengar pemberitaan ini dan akhirnya mengetahui bahwa Anda belum diselamatkan, dan Anda juga menyadari bahwa neraka menanti Anda, berilah diri Anda diselamatkan sekarang juga .… Ya sekarang juga! Karena kita tidak tahu kapan kita mati; bisa beberapa jam lagi, bisa hari ini, bisa minggu ini, bisa bulan ini, tidak ada yang tahu. Tetapi sebelum terlambat, terimalah keselamatan yang dianugerahkan Tuhan, dengan cara: “Bertobat (menyesali dosa-dosa dan mau berubah) dan percaya bahwa Yesus telah menanggung segala dosa Anda di kayu salib. Dan Anda menjadikan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat Anda.”

Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.

Roma 10:9-10

Bagi Anda yang ternyata telah menambahi syarat keselamatan bukan hanya dengan iman kepada Yesus saja, tetapi juga dengan amal, perbuatan baik, mengejar kekudusan dan kesempurnaan diri, rituil gerejawi (baptisan, perjamuan Tuhan, melaksanakan hari sabat, melayani Tuhan, memberikan persembahan / persepuluhan, mendoakan orang mati, dll.), dsb., maka Anda MELECEHKAN kasih karunia Allah dan pastilah Anda belum diselamatkan (Gal.1:6-10). Anda harus bertobat dan mengakui bahwa Anda diselamatkan oleh karena IMAN saja (sola fide).

Perbuatan baik, amal, ritual gerejawi, dsb., kita lakukan bukan untuk diselamatkan, tetapi kita lakukan (setelah kita diselamatkan dan disebut buah keselamatan) sebagai bukti bahwa kita mengasihi Allah dan untuk mendapatkan upah di surga (Fil.2:12; 1 Kor.15:58; 2 Kor.7:1; Ibr.11:6).

Saya percaya pemberitaan Injil ini dapat menjadi berkat bagi kita semua. Maranatha! 

Ev. Lambok A. Sitorus
0813 899 111 77

Maukah Engkau Diselamatkan?

alkitabiah.org Feb 11, 2020 · 12:56

Semua manusia pada umumnya mendambakan keselamatan jiwanya setelah ia mati. Karena setiap orang tahu, dia adalah manusia berdosa yang akan dihukum karena dosa-dosanya. Itulah sebabnya manusia berusaha berbuat banyak kebaikan, memeluk agama tertentu, dengan harapan melalui hal-hal itu dia beroleh keselamatan saat ia meninggal. Tapi, apakah benar amalnya dapat menyelamatkannya?

Manusia berdosa karena ia salah menggunakan kehendak bebasnya. Melakukan kejahatan dalam hati maupun dalam perbuatannya sehari-hari. Menentang Allah dengan melakukan kelaliman. Memilih melakukan hal-hal yang Tuhan larang untuk dilakukan. Seperti ada tertulis “Semua orang sudah berbuat dosa.”

Akibatnya dosa memisahkan manusia dengan Tuhan, dosa membawa kematian, dosa menyebabkan segala penderitaan, dosa mendatangkan berbagai kesedihan dan dosa membuat dunia makin sekarat menuju kehancuran. Dosa menyebar layaknya wabah yang mematikan pada semua ciptaan.

Tuhan Maha Kudus (Yesaya 43:15)

Manusia berdosa tidak dapat tinggal bersama Tuhan, sebab Tuhan itu kudus. Kekudusan-Nya membuat Ia tidak bisa bersatu dengan manusia yang berdosa. Sifat-Nya Yang Maha Kudus membuatNya harus berpisah dengan manusia yang berdosa, karena dosa adalah kekejian di mata Tuhan. Tuhan jijik kepada dosa manusia.

Tuhan Maha Adil (Amsal 21:12)

Keadilan Tuhan membuat Dia harus menghukum manusia yang berdosa. Hukuman dosa adalah maut. Dosa tidak dapat selesai tanpa penghukuman. Dosa harus dihukum, hukumannya adalah kematian dan Neraka. Neraka adalah tempat penghukuman kekal, karena manusia berdosa menentang Allah yang Maha kudus maka hukumannya adalah Neraka. Semua pengadilan di dunia ini menghukum setiap pelaku kejahatan. Tidak ada hukum yang membebaskan orang yang bersalah. Hukum bersifat adil. Mungkin ada hakim yang membengkokkan hukum tapi hukum itu sendiri tidak mengenal pengampunan. Siapa yang melakukan kejahatan akan menerima penghukuman. Neraka adalah tempat penghukuman bagi Iblis dan manusia yang berdosa kepada Tuhan. Semua yang berdosa akan merasakan murka Allah dalam kekelaman Neraka selama-lamanya.

Fakta mengenai neraka ini disembunyikan dan di manipulasi oleh Iblis agar manusia tidak mengetahui hukuman Tuhan terhadap manusia berdosa.

  • Iblis membuat ajaran yang menyatakan neraka itu bukanlah sebuah tempat yang nyata, neraka itu tidak ada.
  • Di Neraka penyiksaannya seperti penyiksaan yang ada di dunia, dengan sedikit penambahan. Pencuri tangannya dipotong, tangannya tumbuh lagi, dipotong lagi, tumbuh lagi begitu seterusnya.
  • Iblis juga “menghembuskan” ide bahwa neraka itu hanya sebuah keadaan saja “Jika engkau menderita itulah neraka-mu.”
  • Iblis melalui nabi palsunya juga berkata “Di neraka yang menghukum manusia adalah Iblis”. (Iblisnya tidak dihukum, melainkan dia yang menghukum).
  • Neraka itu hanya tempat yang sementara. Neraka tidak kekal. Manusia yang dihukum hanya sementara saja, setelah dihukum akan diangkat ke Sorga.

Iblis yang pengetahuannya melampaui semua manusia, menipu manusia dengan memunculkan ajaran-ajaran palsu mengenai Neraka. Benarlah firman yang mengatakan, Iblis adalah pendusta dan bapa segala dusta (Yohanes 8:44).
Fakta-fakta tentang Neraka dapat kita lihat dalam terang firman Tuhan:

1. Neraka adalah Lautan Api (Wahyu 20:15)
Luasnya api neraka melampaui luasnya samudera yang terluas. Kobaran api yang membakar hutan atau yang membakar satu blok perumahan yang pernah dilihat oleh mata manusia tidak dapat dibandingkan dengan luasnya api neraka. Manusia merasakan panasnya api dan terik Matahari yang menyengat tubuh, namun itu semua belum seberapa dibanding dengan panasnya api neraka.

2. Neraka adalah Api Murka Allah (Yehezkiel 22:31)
Murka Allah dapat kita ketahui dalam Alkitab. Murka-Nya terlihat saat kota Sodom dan Gomora ditunggangbalikkan dan menghujaninya dengan api dan belerang. Murka-Nya juga kita lihat saat para malaikat mencurahkan murka Allah ke atas bumi dalam kitab Wahyu. Murka Allah melampaui semua kemarahan yang ditimbulkan manusia, bahkan kengerian yang ditimbulkan oleh Iblis tidak dapat dibandingkan dengan murka Allah.

3. Neraka adalah Api yang Kekal (Matius 25:41)
Semua api di dunia ini tidak peduli seberapa besarnya pasti akan padam, tetapi tidak dengan api yang satu ini. Api ini akan berkobar selama-lamanya dalam kekekalan. Karena kekekalan itu tidak berakhir maka api yang kekal itu juga tidak akan pernah padam. Sekiranya semua jam dan semua penjumlahan dapat disusun, semua itu masih satu titik dalam kekekalan.

4. Neraka adalah tempat penghukuman yang Adil. (Mazmur 11:7)
Iblis harus dihukum demikian juga dengan setiap orang berdosa. Keadilan menuntut kejahatan (dosa) harus dihukum. Betapa tidak adilnya Tuhan jika Ia tidak menghukum Iblis dan semua orang yang berdosa.

Tuhan Maha Kasih (I Yohanes 4:8)

Karena kasihNya kepada manusia yang berdosa, Tuhan Yesus menjadi manusia untuk dihukum, menggantikan manusia. Manusia yang seharusnya menerima penghukuman karena dosa-dosanya, tidak lagi mengalami penghukuman, karena Tuhan Yesus telah menanggung penghukuman itu di atas kayu Salib. Itulah cara Tuhan menyelamatkan manusia dari dosa-dosanya. “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Yohanes 3:16).

Mengapa Alkitab berkata “Takut akan Tuhan menjauhi kejahatan”. Karena Tuhan menghukum orang yang berbuat jahat. Celaka sekali jika ada orang yang menganggap hukuman Neraka itu sebagai sebuah lelucon, beberapa orang berkata “Itu hanya untuk nakut-nakutin anak kecil”. Kalau seseorang tidak takut siksaan Api Neraka, orang itu tidak mungkin akan bertobat.

Waktu kedatangan Tuhan sudah dekat. Karena itu, maukah engkau diselamatkan dari hukuman Neraka? Perhatikanlah, dunia sudah bergelora sedang menuju pada kehancuran. Melihatlah dan bertobatlah! Sebab ada tertulis “Penghakiman yang tak berbelas kasihan akan berlaku pada orang yang tidak berbelas kasihan…” Manusia yang tidak berbelas kasihan yang berdosa menentang Allah akan Tuhan lemparkan ke Lautan Api (Neraka).

Karena itulah Tuhan Yesus berkata dalam Yohanes 14:6 “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”
Keselamatan itu sudah diberikan kepada semua orang, karena itu, maukah engkau selamat?
“Jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan” (Roma 10:9)

 

Jemaat Kristus Alkitabiah

Ditulis oleh:
Ranto Vaber Simamora

www.Alkitabiah.org

Download versi PDF:
[sdm_download id=”1728″ fancy=”0″ new_window=”1″ color=”green” button_text=”versi cetak”]
[sdm_download id=”1727″ fancy=”0″ new_window=”1″ color=”green” button_text=”versi layar mobile”]

https://www.slideshare.net/alkitabiah/maukah-engkau-diselamatkan-versi-cetak

Mengapa Tuhan membiarkan Ribuan Bayi yang tidak tahu apa-apa dibantai hanya oleh karena kelahiranNya? Tidak ada pihak netral!

Yesus Tuhan Feb 1, 2017 · 02:44

Ribuan bayi di Bethlehem dibantai dibunuh hanya oleh karena berita kedatangan Tuhan Sang Juruselamat!
Jutaan Yahudi dibantai Hitler hanya karena dipakai Tuhan untuk mendatangkan Juruselamat!
Bahkan Yahudi hingga saat ini menjadi bangsa yang paling dibenci di seluruh dunia!

Bukankah mereka pihak netral yang tidak memilih? Mengapa mereka ikut menderita sengsara oleh sesuatu yang mereka tidak mau ikut ambil bagian?

Tidak ada pihak netral!

Orang Kristen menjadi orang-orang yang paling dibenci di seluruh dunia!
Tidak terhitung anak yang diusir atau bahkan orang tua diusir oleh anak kandungnya sendiri, hanya karena memilih memihak kebenaran!

Apakah anda memilih berpihak pada kebenaran dan menerima Sang Kebenaran itu sendiri yang telah memberikan NyawaNya sebagai tebusan bagi nyawamu?
Ataukah anda memilih menolak satu-satunya Sang Hakim yang akan menghukum segala dosa?

Tidak ada pihak netral!

Matius 12:30; Lukas 11:23. Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan.

Dengan tidak mau memilih berpihak pada Sang Kebenaran, anda telah membuat pilihan!

Raja Herodes sangat jelas sudah memilih untuk terang-terangan melawan menentang Sang Raja Alam Semesta.
Bagaimana dengan penduduk Bethlehem?

Tidak ada pihak netral!
Penduduk Bethlehem sudah memilih untuk mengabaikan kedatangan Sang Juruselamat yang sudah dijanjikan.

Sang Hakim Yang Maha Adil akan menghakimi semua perbuatan kita. Bahkan jika anda menolak untuk memilih, anda sudah membuat pilihan!

Pilihlah pada harini!

Yohanes 3:36. Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya.”

Mengembangkan Satu Talenta Kebenaran

Yesus Tuhan May 15, 2016 · 04:30

Bagi pedagang barangkali hanya satu modal saja bisa membuat kerugian.
Tetapi satu talenta adalah modal yang cukup untuk dikembangkan.

Matius 25
28. Sebab itu ambillah talenta itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu.
29. Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.
30. Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.”

Dua kesimpulan penting yang bisa diambil adalah:

  • Orang yang mempunyai talenta akan diberi sehingga ia berkelimpahan
  • Orang yang tidak mau mengembangkan talenta akan dilempar kedalam neraka kekal!

Poin kedua ini hampir tidak pernah dikotbahkan: yang tidak mengembangkan satu talenta itu akan dilempar kedalam neraka kekal!
Sebelumnya, kita haruslah sangat mengerti mengenai apa itu talenta kebenaran?

Talenta disini adalah uang, yaitu harta termahal yang Tuhan berikan pada setiap manusia untuk dikembangkan hingga berkelimpahan.

Apakah Tuhan mengajarkan humanisme atau pragmatisme atau teologi sukses? Sangat pasti, bukan itu.

Satu-satunya harta teramat mahal yang selalu disuruh kejar bahkan dengan menganggap murah nyawa sendiri, hanyalah Kebenaran saja. Inilah satu-satunya harta yang bisa menyebabkan orang yang tidak mengembangkannya harus masuk neraka.

Baca kembali topik talenta kebenaran sebelum ini.

Lalu …

Bagaimanakah mengembangkan satu talenta?

Apakah kita memperdagangkan talenta seperti aset ekomoni duniawi lainnya?

Amsal 23:23. Belilah kebenaran dan jangan menjualnya; demikian juga dengan hikmat, didikan dan pengertian.

Sekali lagi, bukan itu.

Kebenaran hanya boleh dibeli, tidak boleh dijual.

Hampir segala sesuatu di dunia ini diperdagangkan, baik secara legal maupun ilegal. Cukup banyak juga orang yang memperdagangkan kebenaran dengan menjualnya sebagai ganti harta duniawi, seperti yang dilakukan oleh Yudas Iskariot. Hal ini tentunya akan mendatangkan penghukuman yang lebih berat bagi mereka sendiri.

2 Tesalonika 2
9. Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu,
10. dengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka.

Satu Talenta

Sebelum mengembangkannya, perlu dimengerti terlebih dahulu, apa itu satu talenta. Lebih tepatnya, satu kebenaran seperti apa yang sudah Tuhan berikan kepada setiap manusia?

Inilah satu talenta itu:

Ibrani 11:6. Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.

Mazmur
(9-9) Dialah yang menghakimi dunia dengan keadilan dan mengadili bangsa-bangsa dengan kebenaran.
(19-2) Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya;

Roma 1
18. Sebab murka Allah nyata dari sorga atas segala kefasikan dan kelaliman manusia, yang menindas kebenaran dengan kelaliman.
19. Karena apa yang dapat mereka ketahui tentang Allah nyata bagi mereka, sebab Allah telah menyatakannya kepada mereka.
20. Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih.

Roma 2
15. Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela.
16. Hal itu akan nampak pada hari, bilamana Allah, sesuai dengan Injil yang kuberitakan, akan menghakimi segala sesuatu yang tersembunyi dalam hati manusia, oleh Kristus Yesus.

Roma 6:23. Sebab upah dosa ialah maut!

Satu talenta itu adalah kebenaran bahwa ada Allah dan satu-satunya Allah yang Maha Adil akan menghakimi dan menghukum semua dan setiap dosa manusia, bahkan yang masih di dalam hati dan pikiran manusia, setiap dosa harus dihukum!

Mengabaikan ataupun menganggap ringan fakta ini adalah sama dengan menguburkan satu talenta yang akan menyebabkan semuanya akan diambil dari orang itu, bahkan nyawanya sendiri, dan akan dilempar kedalam neraka!

Mengembangkan satu talenta, mencari Kerajaan Sorga

Dari satu kebenaran tersebut, yaitu bahwa setiap dosa harus dihukum oleh Hakim Yang Maha Adil, maka setiap manusia seharusnya tersungkur menghitung dosa-dosanya yang akan dihukum dalam neraka kekal.

Hanya dengan menerima fakta inilah manusia akan terlebih dahulu mencari Kerajaan Sorga dan Kebenarannya.
Dengan mengabaikan fakta inilah, orang itu menguburkan satu talenta yang dimilikinya.
Menerima atau menolak, bukan dengan mulut saja, tetapi kedalam hati dan akan tampak jelas dalam perbuatan kita sehari-hari. Apakah kita hidup sama seperti semua orang lain, ataukah ada suatu perubahan yang menyebabkan kita mengutamakan mencari Kerajaan Sorga daripada segala yang lain.

Bagaimana diselamatkan?

Ada sedikit kesalahan penerjemahan dalam pertanyaan kepala penjara:

KisahParaRasul 16:30.
LAI: Ia mengantar mereka ke luar, sambil berkata: “Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?”
MILT: Dan setelah membawa mereka ke luar, ia berkata, “Hai tuan-tuan, apa yang seharusnya aku lakukan, supaya aku dapat diselamatkan?”
KJV: And brought them out, and said, Sirs, what must I do to be saved?

Ya, perbedaan yang sangat kecil yang kelihatannya, sepertinya tidak berpengaruh apa-apa. Tetapi perbedaan kecil ini sangatlah berpengaruh besar, perbedaan kecil ini membedakan pertanyaan kepala penjara dengan pertanyaan orang kaya kepada Yesus. Perbedaan yang menyebabkan kepala penjara mendapatkan keselamatan, sedangkan orang kaya itu tidak mendapatkannya.

Matius 19:16. Ada seorang datang kepada Yesus, dan berkata: “Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?”

Perbedaannya hanyalah bentuk aktif dan pasif saja.

  • Orang kaya itu melakukan segala macam perbuatan baik, berusaha untuk mendapatkan Kerajaan Sorga dengan caranya sendiri.
  • Kepala penjara mungkin sudah mencoba cara orang kaya itu juga, tetapi akhirnya menyadari bahwa caranya sendiri tidaklah mungkin bisa menyelamatkan dirinya sendiri dari hukuman dosa.

Kepala penjara itu tersungkur tak berdaya karena tidak ada usaha manusia yang bisa membebaskannya dari penghukuman.

Jika ada seorang pembunuh yang boleh melakukan perbuatan baik, amal ibadah untuk membebaskannya dari hukuman penjara di dunia ini, tentu semua orang akan memprotes hakim yang tidak adil itu.

Terlebih lagi, Hakim Yang Maha Adil harus menghukum setiap dosa dan kepala penjara itu tersungkur tak berdaya membayangkan hukuman yang harus dia terima dan tidak ada sesuatu perbuatan apapun yang bisa melepaskannya dari penghukuman.

Membeli Talenta kedua, keselamatan kekal

DI-selamatkan!

Itulah kata kunci yang membedakan pertanyaan kepala penjara dengan pertanyaan orang kaya.

Orang kaya yang sanggup membeli ‘segalanya’ dengan hartanya, ingin juga membeli keselamatan, tetapi seluruh hartanya pun tidak cukup untuk membayar nyawanya.

Mazmur (49-9) karena terlalu mahal harga pembebasan nyawanya, dan tidak memadai untuk selama-lamanya
Matius 16:26. Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?

Dan sangatlah amat disayangkan manusia memahami ‘nyawa’ hanya dalam kehidupan di dunia ini saja, tetapi tidak mau mengerti yang dimaksud Tuhan tentunya adalah kekekalan, di dalam sorga atau neraka.

Talenta sangat teramat mahal

Ternyata seluruh harta dunia ini tidak sanggup membayar keselamatan. Bahkan seluruh nyawa di dunia ini pun tidak sanggup membayarnya. Karena Hakim Yang Maha Adil harus menghukum semua dosa dan tidak bisa disuap, keselamatan tidak bisa dibeli dengan apapun juga.

  • Satu Talenta: Allah Maha Adil harus menghukum setiap dosa dalam neraka kekal
  • Setiap orang berdosa – sedikit atau sekecil apapun juga – pasti masuk neraka
  • Tidak ada perbuatan amal ibadah apapun juga yang bisa menyogok/menyuap Sang Hakim

Inilah Talenta Kabar Baik Itu

Orang kaya itu sangat menyadari dia membutuhkan talenta kedua, keselamatan kekal dan ternyata dia kecewa karena seluruh hartanya pun tidak bisa membayarnya.

Kepala penjara menyadari bahwa dia tidak sanggup membeli talenta kedua, keselamatan kekal itu dan tersungkur tak berdaya menunggu belas kasihan Sang Hakim.

Allah Yang Maha Kasih ingin menyelamatkan manusia dari penghukuman kekal yang harus dilakukan atas setiap dosa.

Sang Hakim Yang Adil menghukum setiap dosa

Tidak ada cara lain selain daripada menimpakan penghukuman itu kepada diri-Nya sendiri!

Yohanes 10:11. Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya

Matius 20:28. sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”

Penghakiman Adil Sudah Selesai

Yohanes 19:30. Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: “Sudah selesai.” Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.

1Korintus 5:7. Buanglah ragi yang lama itu, supaya kamu menjadi adonan yang baru, sebab kamu memang tidak beragi. Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus.

Wahyu 5
6. Maka aku melihat di tengah-tengah takhta dan keempat makhluk itu dan di tengah-tengah tua-tua itu berdiri seekor Anak Domba seperti telah disembelih, bertanduk tujuh dan bermata tujuh: itulah ketujuh Roh Allah yang diutus ke seluruh bumi.
12. katanya dengan suara nyaring: “Anak Domba yang disembelih itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian!”

Talenta Gratis, Cukup untuk Semua!

Salah satu penyesatan yang paling dahsyat adalah bahwa Talenta kedua, keselamatan kekal ini tidak tersedia untuk semua orang, tetapi hanya untuk orang-orang pilihan saja!

Yohanes 1:29. Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: “Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.

1Timotius 4:10. Itulah sebabnya kita berjerih payah dan berjuang, karena kita menaruh pengharapan kita kepada Allah yang hidup, Juruselamat semua manusia, terutama mereka yang percaya.

1 Yohanes 2:2. Dan Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia.

2Petrus 2:1. Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka.

Pilihlah!

Saatnya anda membuat keputusan untuk menerima atau menolak keselamatan kekal yang sudah tersedia cukup, bahkan berlimpah, untuk semua manusia!

Peace of salvation from dennyhalim

S4: Sekali Selamat Selamanya Selamat, Jika…

Yesus Tuhan Dec 16, 2014 · 04:39

Once Saved Always Saved (osas)

Syarat Keselamatan adalah Percaya, Iman Yang Benar

Efesus 2
8. Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,
9. itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.

beberapa inti yang penting dari ayat ini:

  • iman BUKAN usaha/pekerjaan
  • tidak ada usaha/pekerjaan apapun yang bisa menyelamatkan ataupun menjaga selamanya selamat
  • tidak ada usaha/pekerjaan (dosa perbuatan) apapun yang bisa membuat orang kehilangan keselamatan
  • hanya iman yang benar saja satu-satunya persyaratan yang mutlak untuk mendapat keselamatan
  • syarat yang sama untuk mendapat keselamatan, yaitu iman yang benar saja satu-satunya persyaratan yang mutlak untuk selamanya tetap selamat
  • iman yang benar tidak mungkin terhilang. tetapi orang bisa dengan aktif/sengaja meninggalkan iman dan memilih tidak mau percaya lagi

Kisah Para Rasul 16
30. Ia mengantar mereka ke luar, sambil berkata: “Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?”
31. Jawab mereka: “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.”

Syarat Selamanya Tetap Selamat Adalah Jika Selamanya Tetap Percaya

Tetap didalam Iman yang Benar

Roma 11
20. Baiklah! Mereka dipatahkan karena ketidakpercayaan mereka, dan kamu tegak tercacak karena iman. Janganlah kamu sombong, tetapi takutlah!
21. Sebab kalau Allah tidak menyayangkan cabang-cabang asli, Ia juga tidak akan menyayangkan kamu.
22. Sebab itu perhatikanlah kemurahan Allah dan juga kekerasan-Nya, yaitu kekerasan atas orang-orang yang telah jatuh, tetapi atas kamu kemurahan-Nya, yaitu jika kamu tetap dalam kemurahan-Nya; jika tidak, kamu pun akan dipotong juga.

Yohanes 15
6. Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.

2Yoh 1:9. Setiap orang yang tidak tinggal di dalam ajaran Kristus, tetapi yang melangkah keluar dari situ, tidak memiliki Allah. Barangsiapa tinggal di dalam ajaran itu, ia memiliki Bapa maupun Anak.

Peringatan Bahaya Keluar dari Iman Yang Benar

Iman yang benar adalah bahwa Keselamatan HANYA dengan percaya bahwa Kasih Karunia Tuhan Yesus sudah menebus semua dosa manusia di kayu salib sehingga semua dosa manusia sudah beres sudah dihukumkan dan sudah menjadi layak untuk menghadap Allah yang Maha Suci.

Adanya penyesatan di Jemaat Galalia yang berusaha membuat mereka percaya bahwa penebusan Yesus di salib belum cukup, tetapi harus ditambahkan dengan berbagai ibadah simbolik seperti sabat, sunat, makanan haram, dsb. Paulus memperingatkan, jika mereka percaya penyesatan itu, mereka lepas dan diluar kasih karunia Kristus.

Galatia 5
3. Sekali lagi aku katakan kepada setiap orang yang menyunatkan dirinya, bahwa ia wajib melakukan seluruh hukum Taurat.
4. Kamu lepas dari Kristus, jikalau kamu mengharapkan kebenaran oleh hukum Taurat; kamu hidup di luar kasih karunia.
5. Sebab oleh Roh, dan karena iman, kita menantikan kebenaran yang kita harapkan.
6. Sebab bagi orang-orang yang ada di dalam Kristus Yesus hal bersunat atau tidak bersunat tidak mempunyai sesuatu arti, hanya iman yang bekerja oleh kasih.

Murtad, Tidak Mau Percaya Lagi Maka Tidak Mungkin Bisa Selamat Lagi

Orang yang sudah mendapatkan Keselamatan kekal tidak mungkin bisa terhilang.
Tidak ada dosa apapun yang bisa membuat orang kehilangan keselamatannya, selain orang itu memilih untuk tidak mau percaya lagi.
Sama seperti orang Bisa Memilih untuk Percaya dengan Iman Yang Benar, orang itu juga Bisa Memilih Memutuskan untuk Tidak Mau Percaya Lagi.

Once Lost Always Lost, Jika Murtad Tidak Mungkin Bertobat Lagi

1Yohanes 2
24. Dan kamu, apa yang telah kamu dengar dari mulanya, itu harus tetap tinggal di dalam kamu. Jika apa yang telah kamu dengar dari mulanya itu tetap tinggal di dalam kamu, maka kamu akan tetap tinggal di dalam Anak dan di dalam Bapa.
25. Dan inilah janji yang telah dijanjikan-Nya sendiri kepada kita, yaitu hidup yang kekal.
26. Semua itu kutulis kepadamu, yaitu mengenai orang-orang yang berusaha menyesatkan kamu.
27. Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu–dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta–dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia.
28. Maka sekarang, anak-anakku, tinggallah di dalam Kristus, supaya apabila Ia menyatakan diri-Nya, kita beroleh keberanian percaya dan tidak usah malu terhadap Dia pada hari kedatangan-Nya.

Ibrani 6
1. Sebab itu marilah kita tinggalkan asas-asas pertama dari ajaran tentang Kristus dan beralih kepada perkembangannya yang penuh. Janganlah kita meletakkan lagi dasar pertobatan dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, dan dasar kepercayaan kepada Allah,
2. yaitu ajaran tentang pelbagai pembaptisan, penumpangan tangan, kebangkitan orang-orang mati dan hukuman kekal.
3. Dan itulah yang akan kita perbuat, jika Allah mengizinkannya.
4. Sebab mereka yang pernah diterangi hatinya, yang pernah mengecap karunia sorgawi, dan yang pernah mendapat bagian dalam Roh Kudus,
5. dan yang mengecap firman yang baik dari Allah dan karunia-karunia dunia yang akan datang,
6. namun yang murtad lagi, tidak mungkin dibaharui sekali lagi sedemikian, hingga mereka bertobat, sebab mereka menyalibkan lagi Anak Allah bagi diri mereka dan menghina-Nya di muka umum.
7. Sebab tanah yang menghisap air hujan yang sering turun ke atasnya, dan yang menghasilkan tumbuh-tumbuhan yang berguna bagi mereka yang mengerjakannya, menerima berkat dari Allah;
8. tetapi jikalau tanah itu menghasilkan semak duri dan rumput duri, tidaklah ia berguna dan sudah dekat pada kutuk, yang berakhir dengan pembakaran.

Ibrani 10
26. Sebab jika kita sengaja berbuat dosa, sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu.
27. Tetapi yang ada ialah kematian yang mengerikan akan penghakiman dan api yang dahsyat yang akan menghanguskan semua orang durhaka.
38. Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya.”

Yohanes 15
6. Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.

Karena itu bagi mereka adalah lebih baik, jika mereka tidak pernah mengenal Jalan Kebenaran dari pada mengenalnya, tetapi kemudian berbalik dari perintah kudus yang disampaikan kepada mereka.

2Petrus 2
20. Sebab jika mereka, oleh pengenalan mereka akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus, telah melepaskan diri dari kecemaran-kecemaran dunia, tetapi terlibat lagi di dalamnya, maka akhirnya keadaan mereka lebih buruk dari pada yang semula.
21. Karena itu bagi mereka adalah lebih baik, jika mereka tidak pernah mengenal Jalan Kebenaran dari pada mengenalnya, tetapi kemudian berbalik dari perintah kudus yang disampaikan kepada mereka.
22. Bagi mereka cocok apa yang dikatakan peribahasa yang benar ini: “Anjing kembali lagi ke muntahnya, dan babi yang mandi kembali lagi ke kubangannya.”

Jelas ini tidak bicara mengenai hal berkat jasmani/duniawi. Tetapi mengenai Kekekalan di sorga atau di neraka. Karena itu bagi mereka adalah lebih baik, jika mereka tidak pernah mengenal Jalan Kebenaran dari pada mengenalnya, tetapi kemudian berbalik dari perintah kudus yang disampaikan kepada mereka.

Syarat Keselamatan

Yesus Tuhan Jan 11, 2014 · 23:13

Salah satu penyesatan kedalam kekristenan adalah dengan doktrin predestinasi yang tidak alkitabiah bahwa Tuhan memilih manusia masuk surga tanpa syarat.

Mark 1:15 kata-Nya: “Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!”

Bertobat

Kisah Para Rasul 17:29 Karena kita berasal dari keturunan Allah, kita tidak boleh berpikir, bahwa keadaan ilahi sama seperti emas atau perak atau batu, ciptaan kesenian dan keahlian manusia. 17:30 Dengan tidak memandang lagi zaman kebodohan, maka sekarang Allah memberitakan kepada manusia, bahwa di mana-mana semua mereka harus bertobat. 17:31 Karena Ia telah menetapkan suatu hari, pada waktu mana Ia dengan adil akan menghakimi dunia oleh seorang yang telah ditentukan-Nya, sesudah Ia memberikan kepada semua orang suatu bukti tentang hal itu dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati.”

26:20 Tetapi mula-mula aku memberitakan kepada orang-orang Yahudi di Damsyik, di Yerusalem dan di seluruh tanah Yudea, dan juga kepada bangsa-bangsa lain, bahwa mereka harus bertobat dan berbalik kepada Allah serta melakukan pekerjaan-pekerjaan yang sesuai dengan pertobatan itu.

Luk 5:31 Lalu jawab Yesus kepada mereka, kata-Nya: “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; 5:32 Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat.”

Iman, Kepercayaan, Didalam Kristus

Yohanes 11:25 Jawab Yesus: “Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, 11:26 dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?”

Mark 16:16 Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.

Manusia dibenarkan karena iman

Roma 3:21 Tetapi sekarang, tanpa hukum Taurat kebenaran Allah telah dinyatakan, seperti yang disaksikan dalam Kitab Taurat dan Kitab-kitab para nabi, 3:22 yaitu kebenaran Allah karena iman dalam Yesus Kristus bagi semua orang yang percaya. Sebab tidak ada perbedaan. 3:23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, 3:24 dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus. 3:25 Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya. 3:26 Maksud-Nya ialah untuk menunjukkan keadilan-Nya pada masa ini, supaya nyata, bahwa Ia benar dan juga membenarkan orang yang percaya kepada Yesus. 3:27 Jika demikian, apakah dasarnya untuk bermegah? Tidak ada! Berdasarkan apa? Berdasarkan perbuatan? Tidak, melainkan berdasarkan iman! 3:28 Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat. 3:29 Atau adakah Allah hanya Allah orang Yahudi saja? Bukankah Ia juga adalah Allah bangsa-bangsa lain? Ya, benar. Ia juga adalah Allah bangsa-bangsa lain! 3:30 Artinya, kalau ada satu Allah, yang akan membenarkan baik orang-orang bersunat karena iman, maupun orang-orang tak bersunat juga karena iman. 3:31 Jika demikian, adakah kami membatalkan hukum Taurat karena iman? Sama sekali tidak! Sebaliknya, kami meneguhkannya.

Saksi-saksi iman

Ibrani 11:1 Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. 11:2 Sebab oleh imanlah telah diberikan kesaksian kepada nenek moyang kita. 11:3 Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat. 11:4 Karena iman Habel telah mempersembahkan kepada Allah korban yang lebih baik dari pada korban Kain. Dengan jalan itu ia memperoleh kesaksian kepadanya, bahwa ia benar, karena Allah berkenan akan persembahannya itu dan karena iman ia masih berbicara, sesudah ia mati. 11:5 Karena iman Henokh terangkat, supaya ia tidak mengalami kematian, dan ia tidak ditemukan, karena Allah telah mengangkatnya. Sebab sebelum ia terangkat, ia memperoleh kesaksian, bahwa ia berkenan kepada Allah. 11:6 Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia. 11:7 Karena iman, maka Nuh–dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan–dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya; dan karena iman itu ia menghukum dunia, dan ia ditentukan untuk menerima kebenaran, sesuai dengan imannya. 11:8 Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui. 11:9 Karena iman ia diam di tanah yang dijanjikan itu seolah-olah di suatu tanah asing dan di situ ia tinggal di kemah dengan Ishak dan Yakub, yang turut menjadi ahli waris janji yang satu itu. 11:10 Sebab ia menanti-nantikan kota yang mempunyai dasar, yang direncanakan dan dibangun oleh Allah. 11:11 Karena iman ia juga dan Sara beroleh kekuatan untuk menurunkan anak cucu, walaupun usianya sudah lewat, karena ia menganggap Dia, yang memberikan janji itu setia. 11:12 Itulah sebabnya, maka dari satu orang, malahan orang yang telah mati pucuk, terpancar keturunan besar, seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, yang tidak terhitung banyaknya. 11:13 Dalam iman mereka semua ini telah mati sebagai orang-orang yang tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, tetapi yang hanya dari jauh melihatnya dan melambai-lambai kepadanya dan yang mengakui, bahwa mereka adalah orang asing dan pendatang di bumi ini. 11:14 Sebab mereka yang berkata demikian menyatakan, bahwa mereka dengan rindu mencari suatu tanah air. 11:15 Dan kalau sekiranya dalam hal itu mereka ingat akan tanah asal, yang telah mereka tinggalkan, maka mereka cukup mempunyai kesempatan untuk pulang ke situ. 11:16 Tetapi sekarang mereka merindukan tanah air yang lebih baik yaitu satu tanah air sorgawi. Sebab itu Allah tidak malu disebut Allah mereka, karena Ia telah mempersiapkan sebuah kota bagi mereka. 11:17 Karena iman maka Abraham, tatkala ia dicobai, mempersembahkan Ishak. Ia, yang telah menerima janji itu, rela mempersembahkan anaknya yang tunggal, 11:18 walaupun kepadanya telah dikatakan: “Keturunan yang berasal dari Ishaklah yang akan disebut keturunanmu.” 11:19 Karena ia berpikir, bahwa Allah berkuasa membangkitkan orang-orang sekalipun dari antara orang mati. Dan dari sana ia seakan-akan telah menerimanya kembali. 11:20 Karena iman maka Ishak, sambil memandang jauh ke depan, memberikan berkatnya kepada Yakub dan Esau. 11:21 Karena iman maka Yakub, ketika hampir waktunya akan mati, memberkati kedua anak Yusuf, lalu menyembah sambil bersandar pada kepala tongkatnya. 11:22 Karena iman maka Yusuf menjelang matinya memberitakan tentang keluarnya orang-orang Israel dan memberi pesan tentang tulang-belulangnya. 11:23 Karena iman maka Musa, setelah ia lahir, disembunyikan selama tiga bulan oleh orang tuanya, karena mereka melihat, bahwa anak itu elok rupanya dan mereka tidak takut akan perintah raja. 11:24 Karena iman maka Musa, setelah dewasa, menolak disebut anak puteri Firaun, 11:25 karena ia lebih suka menderita sengsara dengan umat Allah dari pada untuk sementara menikmati kesenangan dari dosa. 11:26 Ia menganggap penghinaan karena Kristus sebagai kekayaan yang lebih besar dari pada semua harta Mesir, sebab pandangannya ia arahkan kepada upah. 11:27 Karena iman maka ia telah meninggalkan Mesir dengan tidak takut akan murka raja. Ia bertahan sama seperti ia melihat apa yang tidak kelihatan. 11:28 Karena iman maka ia mengadakan Paskah dan pemercikan darah, supaya pembinasa anak-anak sulung jangan menyentuh mereka. 11:29 Karena iman maka mereka telah melintasi Laut Merah sama seperti melintasi tanah kering, sedangkan orang-orang Mesir tenggelam, ketika mereka mencobanya juga. 11:30 Karena iman maka runtuhlah tembok-tembok Yerikho, setelah kota itu dikelilingi tujuh hari lamanya. 11:31 Karena iman maka Rahab, perempuan sundal itu, tidak turut binasa bersama-sama dengan orang-orang durhaka, karena ia telah menyambut pengintai-pengintai itu dengan baik. 11:32 Dan apakah lagi yang harus aku sebut? Sebab aku akan kekurangan waktu, apabila aku hendak menceriterakan tentang Gideon, Barak, Simson, Yefta, Daud dan Samuel dan para nabi, 11:33 yang karena iman telah menaklukkan kerajaan-kerajaan, mengamalkan kebenaran, memperoleh apa yang dijanjikan, menutup mulut singa-singa, 11:34 memadamkan api yang dahsyat. Mereka telah luput dari mata pedang, telah beroleh kekuatan dalam kelemahan, telah menjadi kuat dalam peperangan dan telah memukul mundur pasukan-pasukan tentara asing. 11:35 Ibu-ibu telah menerima kembali orang-orangnya yang telah mati, sebab dibangkitkan. Tetapi orang-orang lain membiarkan dirinya disiksa dan tidak mau menerima pembebasan, supaya mereka beroleh kebangkitan yang lebih baik. 11:36 Ada pula yang diejek dan didera, bahkan yang dibelenggu dan dipenjarakan. 11:37 Mereka dilempari, digergaji, dibunuh dengan pedang; mereka mengembara dengan berpakaian kulit domba dan kulit kambing sambil menderita kekurangan, kesesakan dan siksaan. 11:38 Dunia ini tidak layak bagi mereka. Mereka mengembara di padang gurun dan di pegunungan, dalam gua-gua dan celah-celah gunung. 11:39 Dan mereka semua tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, sekalipun iman mereka telah memberikan kepada mereka suatu kesaksian yang baik. 11:40 Sebab Allah telah menyediakan sesuatu yang lebih baik bagi kita; tanpa kita mereka tidak dapat sampai kepada kesempurnaan.

Lahir Baru

Pada saat orang percaya, beriman dan menerima penebusan Tuhan Yesus Kristus, saat inilah dia Lahir Baru menjadi Kristen sebenarnya dan Roh Kudus masuk kedalam hatinya, memateraikannya menjadi milik Tuhan Semesta Alam.

Yohanes 3:1 Adalah seorang Farisi yang bernama Nikodemus, seorang pemimpin agama Yahudi. 3:2 Ia datang pada waktu malam kepada Yesus dan berkata: “Rabi, kami tahu, bahwa Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah; sebab tidak ada seorangpun yang dapat mengadakan tanda-tanda yang Engkau adakan itu, jika Allah tidak menyertainya.” 3:3 Yesus menjawab, kata-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.” 3:4 Kata Nikodemus kepada-Nya: “Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?” 3:5 Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. 3:6 Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh. 3:7 Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali. 3:8 Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh.” 3:9 Nikodemus menjawab, katanya: “Bagaimanakah mungkin hal itu terjadi?” 3:10 Jawab Yesus: “Engkau adalah pengajar Israel, dan engkau tidak mengerti hal-hal itu? 3:11 Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kami berkata-kata tentang apa yang kami ketahui dan kami bersaksi tentang apa yang kami lihat, tetapi kamu tidak menerima kesaksian kami. 3:12 Kamu tidak percaya, waktu Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal duniawi, bagaimana kamu akan percaya, kalau Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal sorgawi? 3:13 Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia. 3:14 Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan, 3:15 supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal. 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. 3:17 Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia. 3:18 Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah. 3:19 Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat. 3:20 Sebab barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak nampak; 3:21 tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah.”

Hidup oleh Roh

Roma 8:1 Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. 8:2 Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut. 8:3 Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging, 8:4 supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh. 8:5 Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh. 8:6 Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera. 8:7 Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya. 8:8 Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah. 8:9 Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus. 8:10 Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah kehidupan oleh karena kebenaran. 8:11 Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu. 8:12 Jadi, saudara-saudara, kita adalah orang berhutang, tetapi bukan kepada daging, supaya hidup menurut daging. 8:13 Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup. 8:14 Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. 8:15 Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa!” 8:16 Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah. 8:17 Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.

Kebenaran karena iman

Yesus Tuhan Jul 19, 2013 · 06:44

Semua orang mempunyai iman dan banyak sekali orang mempunyai iman yang luar biasa besar sehingga mau sujud kepada kayu, batu, kotak, kubus, gendut, gundul, apapun bentuknya semuanya yang bisu dan tuli.

Iman yang salah membawa kematian kekal. neraka kekal.
Iman yang benar membawa kepada Kehidupan Kekal. Surga Kekal.

Kehidupan atau kematian

Ulangan 30:11 “Sebab perintah ini, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, tidaklah terlalu sukar bagimu dan tidak pula terlalu jauh. 30:12 Tidak di langit tempatnya, sehingga engkau berkata: Siapakah yang akan naik ke langit untuk mengambilnya bagi kita dan memperdengarkannya kepada kita, supaya kita melakukannya? 30:13 Juga tidak di seberang laut tempatnya, sehingga engkau berkata: Siapakah yang akan menyeberang ke seberang laut untuk mengambilnya bagi kita dan memperdengarkannya kepada kita, supaya kita melakukannya? 30:14 Tetapi firman ini sangat dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu, untuk dilakukan. 30:15 Ingatlah, aku menghadapkan kepadamu pada hari ini kehidupan dan keberuntungan, kematian dan kecelakaan, 30:16 karena pada hari ini aku memerintahkan kepadamu untuk mengasihi TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan berpegang pada perintah, ketetapan dan peraturan-Nya, supaya engkau hidup dan bertambah banyak dan diberkati oleh TUHAN, Allahmu, di negeri ke mana engkau masuk untuk mendudukinya. 30:17 Tetapi jika hatimu berpaling dan engkau tidak mau mendengar, bahkan engkau mau disesatkan untuk sujud menyembah kepada allah lain dan beribadah kepadanya, 30:18 maka aku memberitahukan kepadamu pada hari ini, bahwa pastilah kamu akan binasa; tidak akan lanjut umurmu di tanah, ke mana engkau pergi, menyeberangi sungai Yordan untuk mendudukinya. 30:19 Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu, 30:20 dengan mengasihi TUHAN, Allahmu, mendengarkan suara-Nya dan berpaut pada-Nya, sebab hal itu berarti hidupmu dan lanjut umurmu untuk tinggal di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni kepada Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepada mereka.”

Tetapi manusia tidak mencari kebenaran dari Tuhan. setiap manusia berusaha mendirikan kebenarannya masing-masing.

Roma 10:1 Saudara-saudara, keinginan hatiku dan doaku kepada Tuhan ialah, supaya mereka diselamatkan. 10:2 Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang mereka, bahwa mereka sungguh-sungguh giat untuk Allah, tetapi tanpa pengertian yang benar. 10:3 Sebab, oleh karena mereka tidak mengenal kebenaran Allah dan oleh karena mereka berusaha untuk mendirikan kebenaran mereka sendiri, maka mereka tidak takluk kepada kebenaran Allah.

Kebenaran karena iman

Roma 10:4 Sebab Kristus adalah kegenapan hukum Taurat, sehingga kebenaran diperoleh tiap-tiap orang yang percaya. 10:5 Sebab Musa menulis tentang kebenaran karena hukum Taurat: “Orang yang melakukannya, akan hidup karenanya.” 10:6 Tetapi kebenaran karena iman berkata demikian: “Jangan katakan di dalam hatimu: Siapakah akan naik ke sorga?”, yaitu: untuk membawa Yesus turun, 10:7 atau: “Siapakah akan turun ke jurang maut?”, yaitu: untuk membawa Kristus naik dari antara orang mati. 10:8 Tetapi apakah katanya? Ini: “Firman itu dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu.” Itulah firman iman, yang kami beritakan. 10:9 Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. 10:10 Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. 10:11 Karena Kitab Suci berkata: “Barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan.” 10:12 Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang Yunani. Karena, Allah yang satu itu adalah Tuhan dari semua orang, kaya bagi semua orang yang berseru kepada-Nya. 10:13 Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan. 10:14 Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya? 10:15 Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya, jika mereka tidak diutus? Seperti ada tertulis: “Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik!”

Ketidakpercayaan Israel

Roma 10:16 Tetapi tidak semua orang telah menerima kabar baik itu. Yesaya sendiri berkata: “Tuhan, siapakah yang percaya kepada pemberitaan kami?” 10:17 Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus. 10:18 Tetapi aku bertanya: Adakah mereka tidak mendengarnya? Memang mereka telah mendengarnya: “Suara mereka sampai ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi.” 10:19 Tetapi aku bertanya: Adakah Israel menanggapnya? Pertama-tama Musa berkata: “Aku menjadikan kamu cemburu terhadap orang-orang yang bukan umat dan membangkitkan amarahmu terhadap bangsa yang bebal.” 10:20 Dan dengan berani Yesaya mengatakan: “Aku telah berkenan ditemukan mereka yang tidak mencari Aku, Aku telah menampakkan diri kepada mereka yang tidak menanyakan Aku.” 10:21 Tetapi tentang Israel ia berkata: “Sepanjang hari Aku telah mengulurkan tangan-Ku kepada bangsa yang tidak taat dan yang membantah.”

Di Jalan Kebenaran terdapat Hidup

Yesus Tuhan Jan 1, 2013 · 04:51

Tuhan satu-satunya Jalan Kebenaran menuju Hidup Kekal di sorga.

Tapi jangan sembarang memilih jalan. Ujilah, telitilah, periksalah …

Amsal 14:12; 16:25 Ada jalan yang disangka lurus, tetapi ujungnya menuju maut.

Mazmur 86:10 Sebab Engkau besar dan melakukan keajaiban-keajaiban; Engkau sendiri saja Allah. 86:11 Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya TUHAN, supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu; bulatkanlah hatiku untuk takut akan nama-Mu. 86:12 Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya; 86:13 sebab kasih setia-Mu besar atas aku, dan Engkau telah melepaskan nyawaku dari dunia orang mati yang paling bawah.

Amsal 12:28 Di jalan kebenaran terdapat hidup, tetapi jalan kemurtadan menuju maut.

Matius 25:46 Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal.

Rumah Bapa

14:1 “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. 14:2 Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. 14:3 Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada. 14:4 Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ.” 14:5 Kata Tomas kepada-Nya: “Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?” 14:6 Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. 14:7 Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia.” 14:8 Kata Filipus kepada-Nya: “Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.” 14:9 Kata Yesus kepadanya: “Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. 14:10 Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya. 14:11 Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri. 14:12 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; 14:13 dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. 14:14 Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.”

Manusia dibenarkan karena iman

Roma 3:21 Tetapi sekarang, tanpa hukum Taurat kebenaran Allah telah dinyatakan, seperti yang disaksikan dalam Kitab Taurat dan Kitab-kitab para nabi, 3:22 yaitu kebenaran Allah karena iman dalam Yesus Kristus bagi semua orang yang percaya. Sebab tidak ada perbedaan. 3:23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, 3:24 dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus. 3:25 Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya. 3:26 Maksud-Nya ialah untuk menunjukkan keadilan-Nya pada masa ini, supaya nyata, bahwa Ia benar dan juga membenarkan orang yang percaya kepada Yesus. 3:27 Jika demikian, apakah dasarnya untuk bermegah? Tidak ada! Berdasarkan apa? Berdasarkan perbuatan? Tidak, melainkan berdasarkan iman! 3:28 Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat. 3:29 Atau adakah Allah hanya Allah orang Yahudi saja? Bukankah Ia juga adalah Allah bangsa-bangsa lain? Ya, benar. Ia juga adalah Allah bangsa-bangsa lain! 3:30 Artinya, kalau ada satu Allah, yang akan membenarkan baik orang-orang bersunat karena iman, maupun orang-orang tak bersunat juga karena iman. 3:31 Jika demikian, adakah kami membatalkan hukum Taurat karena iman? Sama sekali tidak! Sebaliknya, kami meneguhkannya.

Yohanes 17:1 1 Demikianlah kata Yesus. Lalu Ia menengadah ke langit dan berkata: “Bapa, telah tiba saatnya; permuliakanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu mempermuliakan Engkau. 17:2 Sama seperti Engkau telah memberikan kepada-Nya kuasa atas segala yang hidup, demikian pula Ia akan memberikan hidup yang kekal kepada semua yang telah Engkau berikan kepada-Nya. 17:3 Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.

www.alkitabiah.org